Jakarta-Mediadelegasi : Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Novita Hardini menekankan bahwa generasi muda tidak harus menjadi politisi untuk berkontribusi bagi bangsa. Ia mendorong anak muda untuk berkiprah di berbagai bidang demi kemajuan negara. Menurutnya, menjadi anggota DPR adalah pilihan dan panggilan, sehingga tidak bisa memaksakan seseorang untuk menjadi politisi.
Novita Hardini mendorong generasi muda untuk berkarir di berbagai bidang dan tidak hanya terpaku pada kursi legislatif atau DPR. Ia berharap generasi muda dapat menjadi generasi penerus yang berkesadaran dalam membangun bangsa Republik Indonesia.
Novita menekankan pentingnya partisipasi aktif secara politik bagi generasi muda. Dengan berpartisipasi aktif secara politik, kita dapat mencegah negara dikuasai oleh pemimpin yang tidak kompeten. Ia juga menambahkan bahwa partisipasi politik tidak harus dengan menduduki jabatan tertentu, tetapi dengan membedakan berita hoaks dan berita yang benar.
Novita juga menekankan pentingnya melek politik bagi generasi muda. Melek politik dimulai dari kemampuan membedakan mana berita hoaks dan mana berita yang harus disebarkan lagi. Ia juga mendorong generasi muda untuk membaca buku dan mengetahui sumbernya.
Novita berharap bahwa dengan partisipasi aktif secara politik, generasi muda dapat mencetak pemimpin-pemimpin yang kredibel dan kompeten. Pemimpin yang kredibel dapat menyelamatkan Indonesia dari berbagai macam krisis dan membawa negara ke arah yang lebih baik.
Pendidikan politik sangat penting bagi generasi muda untuk memahami bagaimana sistem politik bekerja dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam pembangunan negara. Dengan pendidikan politik yang baik, generasi muda dapat menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab.
Novita Hardini melihat generasi muda sebagai agen perubahan yang dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Dengan partisipasi aktif secara politik dan pendidikan politik yang baik, generasi muda dapat menjadi kekuatan yang mendorong perubahan positif di Indonesia.
Novita Hardini menekankan bahwa generasi muda tidak harus menjadi politisi untuk berkontribusi bagi bangsa. Namun, partisipasi aktif secara politik dan pendidikan politik sangat penting bagi generasi muda untuk menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab. Dengan demikian, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. D|Red.









