OTT Bupati Tulungagung, 16 Orang Diamankan KPK

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (11/4/2026) pagi. Foto: Ist.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (11/4/2026) pagi. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan 16 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Tulungagung yang digelar di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026) malam. Operasi senyap ini berhasil menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, sebagai salah satu pihak yang diamankan.

OTT Bupati Tulungagung: Gatut Sunu Tiba di Gedung KPK, 15 Lainnya Masih Diperiksa Lokal

Hingga Sabtu (11/4/2026) pagi, baru Bupati Gatut Sunu yang tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Sementara itu, 15 orang lainnya yang turut terjaring dalam OTT masih menjalani pemeriksaan awal di Markas Polres Tulungagung.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi kedatangan Bupati Tulungagung di markas antirasuah. “Bupati tiba di gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB, dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif. Sedangkan untuk pihak-pihak lainnya, saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Mapolres Tulungagung,” jelas Budi pada Sabtu pagi.

Proses pemeriksaan di Polres Tulungagung ini merupakan langkah awal sebelum para terduga lainnya dibawa ke Jakarta. Rencananya, mereka akan menyusul untuk diperiksa lebih lanjut di markas KPK.

BACA JUGA:  Beredar Foto Kantor Kontraktor di Padangsidimpuan Disegel KPK

KPK menyatakan akan terus memberikan pembaruan mengenai perkembangan kasus ini secara berkala. “Kami akan update terus perkembangannya secara berkala,” ujar Budi, menegaskan komitmen KPK untuk transparansi.

Sebelumnya, Bupati Gatut Sunu Wibowo terpantau tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu (11/4) pukul 06.50 WIB. Saat tiba, Gatut memilih untuk bungkam dan tidak memberikan komentar apa pun terkait dugaan perkara hukum yang tengah menjeratnya.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/bupati-tulungagung-terjaring-ott-kpk-uang-ratusan-juta-disita/

Gatut tampak mengenakan jaket dan topi berwarna hitam. Ia tidak memberikan komentar apa pun kepada awak media yang telah menunggunya sejak pagi, terkait proses hukum yang sedang diusut oleh KPK.

Budi Prasetyo sebelumnya telah menyatakan bahwa KPK menangkap total 16 orang dalam operasi senyap di Jawa Timur pada Jumat (10/4/2026) malam. “Tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung,” ungkap Budi dalam keterangannya.

BACA JUGA:  KPK Sita Aset Puluhan Miliar dalam Kasus Korupsi Jual Beli Gas PGN-IAE

Meskipun demikian, Budi belum merinci identitas lengkap dari para pihak yang diamankan selain Bupati Gatut Sunu. Detail mengenai perkara yang sedang diselidiki juga masih dirahasiakan oleh KPK.

Tim KPK dilaporkan masih terus bekerja di lapangan hingga Jumat malam untuk memastikan semua proses berjalan sesuai prosedur. Pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi menjadi fokus utama dalam tahap awal penyelidikan.

Pihak KPK menegaskan bahwa penentuan status hukum dari seluruh pihak yang terjaring OTT akan dilakukan setelah pemeriksaan intensif selesai. Hal ini penting untuk memastikan setiap tindakan hukum didasarkan pada bukti yang kuat.

Masyarakat Tulungagung menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini, dengan harapan transparansi dan keadilan akan ditegakkan dalam proses hukum yang sedang berjalan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dokter RSCM Ungkap Alasan Andrie Yunus Belum Bisa Hadir Sidang: Risiko Infeksi Tinggi dan Proses Tandur Kulit
Kubu Roy Suryo Lapor Rismon Sianipar dan Istri ke Polda Metro Jaya, Diduga Palsukan ISBN Buku ‘Gibran End Game’
KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru Kasus Sugiri Sancoko: Usut Gratifikasi dan Pencucian Uang, Belum Ada Tersangka Baru
Bank Indonesia Kenaikan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen: Langkah Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi
Polres Boyolali Bongkar Sindikat Penipuan Proyek Koperasi Desa Merah Putih, 5 Tersangka Dibekuk di Jakarta
Mantan Sopir Bakar Mobil Mewah Kades Purwasaba, Polisi: Sudah Rencanakan Dua Hari Sebelum, Bukan Bom Molotov
Waspada Heat Stroke pada Anak Saat Cuaca Panas Ekstrem: Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Kasus Korupsi Alutsista: Brigjen TNI Teddy Hernayadi Divonis Seumur Hidup, Menhan Sjafrie Ungkap Ketegasan Hukum Militer

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:25 WIB

Dokter RSCM Ungkap Alasan Andrie Yunus Belum Bisa Hadir Sidang: Risiko Infeksi Tinggi dan Proses Tandur Kulit

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:50 WIB

Kubu Roy Suryo Lapor Rismon Sianipar dan Istri ke Polda Metro Jaya, Diduga Palsukan ISBN Buku ‘Gibran End Game’

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:33 WIB

KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru Kasus Sugiri Sancoko: Usut Gratifikasi dan Pencucian Uang, Belum Ada Tersangka Baru

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:48 WIB

Bank Indonesia Kenaikan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen: Langkah Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:21 WIB

Polres Boyolali Bongkar Sindikat Penipuan Proyek Koperasi Desa Merah Putih, 5 Tersangka Dibekuk di Jakarta

Berita Terbaru