Paus Fransiskus tiba di Indonesia

Selasa, 3 September 2024 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiskus tiba di Indonesia.

Paus Fransiskus tiba di Indonesia.

Jakarta-Mediadelegasi: Pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus tiba di Indonesia. Pesawat yang ditumpangi Paus Fransiskus mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (3/9/2024) sekitar pukul 11.26 WIB.

Dengan mengenakan kursi roda, Paus Fransiskus turun dari pesawat sekitar pukul 11.40 WIB. Setibanya di bandara, Paus Fransiskus disambut oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo, Dubes Vatikan Mgr Piero Pioppo, Dubes RI untuk Takhta Suci Vatikan Trias Kuncahyono, Ketua KWI Mgr Antonius Bunyamin OSC, dan ketua panitia Ignasius Jonan.

Pemimpin Gereja Katolik berusia 87 tahun itu sebelumnya berangkat dari Bandara Internasional Leonardo Da Vinci di Fiumicino, Roma, dengan penerbangan malam menempuh jarak 11.351 kilometer selama lebih dari 13 jam menuju Indonesia.

BACA JUGA:  Persiapan Haji Hampir Selesai, Jemaah Indonesia Tidak Tempati Mina Jadid

Setelah dari Bandara Soekarno-Hatta, Paus Fransiskus mengenakan mobil berwarna putih bertolak menuju Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta. Paus terlihat duduk di depan sebelah sopir. Terlihat beberapa kali Paus Fransiskus tersenyum dan melambaikan tangan ke luar jendela.

Paus Fransiskus akan berada di Indonesia pada 3-6 September 2024. Selama empat hari dan tiga malam di Indonesia, Paus Fransiskus memilih untuk tinggal di Kedubes Vatikan, Jakarta.

Dalam kunjungannya, Paus Fransiskus selaku kepala negara Vatikan akan melakukan kunjungan kenegaraan dengan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Rabu (4/9/2024). Paus juga diagendakan mengunjungi Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal, serta melakukan beberapa kegiatan lainnya. Paus Fransiskus juga akan memimpin perayaan ekaristi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada 5 September 2024.

BACA JUGA:  Inilah Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026: Binus dan UMS Unggul

Tema kunjungan Paus Fransiskus kali ini adalah “Faith, Fraternity, Compassion” atau “Iman, Persaudaraan, dan Belas Rasa”.

Paus Fransiskus tercatat menjadi paus ketiga yang mengunjungi Indonesia. Sebelumnya, Presiden Soeharto menyambut kunjungan Paus Paulus VI, 3-4 Desember 1970. Indonesia juga pernah dikunjungi oleh Paus Yohanes Paulus II pada 9-14 Oktober 1989.

Indonesia akan menjadi negara ke-66 yang dikunjungi Paus Fransiskus sejak masa kepausannya dimulai pada 2013. Setelah dari Indonesia hingga Jumat (6/9/2024), Paus dijadwalkan mengunjungi Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura sebelum kembali ke Roma pada 13 September.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru