Pembangunan Venue PON 2024 di Sumut Belum Ada Kabar

- Penulis

Jumat, 10 Februari 2023 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Areal Sport Center di kawasan Kualanamu, Kabupaten Deliserdang kini masih berfungsi sebagai ladang, tanpa tanda-tanda adanya pekerjaan konstruksi. Foto: D|marulias

Areal Sport Center di kawasan Kualanamu, Kabupaten Deliserdang kini masih berfungsi sebagai ladang, tanpa tanda-tanda adanya pekerjaan konstruksi. Foto: D|marulias

Medan-Mediadelegasi: Sejumlah pengusaha jasa konstruksi dan konsultan mempertanyakan progres pembangunan gedung venue atau arena pertandingan cabang-cabang olah raga untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang belum jelas hingga kini.

Areal Sport Center di kawasan Kualanamu, Kabupaten Deliserdang kini masih berfungsi sebagai ladang, tanpa tanda-tanda adanya pekerjaan konstruksi. Sementara ajang PON 2024  di Sumut sudah tidak terlalu lama lagi.

Menyikapi hal itu Ketua Gapeksindo Sumut Erikson Tobing, Ketua Askonas Sumut Rikson Sibuea dan Mandalasah Turnip yang dihubungi secara terpisah, Kamis (9/2) mengaku pesimis apabila melihat belum adanya pembangunan infrastruktur untuk PON 2024 itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Erikson Tobing, kawasan Sport Center yang disiapkan di lahan eks HGU PTPN II hingga saat ini masih terlihat kosong. Para penggarap masih terlihat bercocok tanam di lahan itu. Padahal membangun venue olahraga tingkat nasional perlu proses panjang dengan analisa dampak lingkungan (Amdal), faktor kenyamanan dan keamanan gedung hingga akses transportasi.

BACA JUGA:  Bantuan Kepada KRS, Wali Kota Medan Harapkan Pertumbuhan Generasi Muda Semakin Baik

BACA JUGA: Pembangunan Stadion Sumut Sport Center Terkendala Status Lahan

“Katakanlah pembangunan gedungnya selesai, masih ada tahap pengecekan secara teknis konstruksi, kemudian diujicoba oleh federasi olahraga internasional ataupun pengurus cabor tingkat nasional guna memastikan laik atau tidaknya gedung,” sebut Erikson Tobing senada dengan Mandalasah Turnip.

Demikian Bachtiar Panjaitan alias Moko dan Danner Siagian sebagai konsultan senior konstruksi di Sumut. Menurut mereka persiapan pembangunan sarana prasarana PON 2024 itu bisa dikategorikan lambat. Soalnya bila dibangun dalam waktu yang sempit dan terburu-buru maka hasilnya nanti tidak optimal, apalagi venue yang harus disiapkan cukup banyak.

Sedangkan Rikson Sibuea menjelaskan, dalam pekerjaan satu gedung olahraga saja biasanya banyak item pekerjaan di dalamnya antara lain lapangan pertandingan, instalasi listrik gedung, taman, lahan parkir dan lain-lain. “Belum lagi gedung tempat penginapan para atlet harus dibangun di satu area terintegrasi. Padahal PON 2024 sudah di depan mata,” katanya.

BACA JUGA:  Stadion Teladan Direvitalisasi untuk Penutupan PON 2024

Terpisah, Ir Saut B Pardede, Ketua Sekber Asosiasi Terakreditasi dalam satu pertemuan baru-baru ini di Restoran Lembur Kuring Medan pernah menginformasikan bahwa tender paket pekerjaan pembangunan venue olah raga untuk PON 2024 yang nilainya ratusan miliar rupiah, kabarnya masih belum jelas

“Kabarnya ada beberapa paket proyek pembangunan venue olahraga yang tendernya gagal atau batal, saya tidak tahu persis. Silahkanlah investigasi, artinya persiapan PON saja masih tahap tender, belum ada pelaksanaan pekerjaan,” kata Saut Pardede.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal
Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera II Terkait Dugaan Korupsi Rusun Rp64 Miliar
Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional
Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:10 WIB

DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:05 WIB

Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut

Rabu, 29 April 2026 - 15:11 WIB

LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terbaru