Pemkab Taput Raih Penghargaan BKKBN Karena Sukses Tangani Stunting

- Penulis

Kamis, 30 November 2023 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Penjabat Gubernur Sumut Hassanudin (kiri) menyerahkan piagam penghargaan Audit Kasus Stunting dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional kepada Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, di Medan, Rabu (29/11). Foto: Humas

Penjabat Gubernur Sumut Hassanudin (kiri) menyerahkan piagam penghargaan Audit Kasus Stunting dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional kepada Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, di Medan, Rabu (29/11). Foto: Humas

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) meraih Penghargaan Audit Kasus Stunting (AKS) tahun 2022 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) karena dinilai sukses dalam penanganan stunting.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin dan diterima langsung Bupati Taput Nikson Nababan pada acara pembukaan kegiatan Advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting, di Medan, Rabu (29/11).

Penghargaan serupa juga diterima Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Sibolga, Tebing Tinggi, Gunung Sitoli, serta Pemkab Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Padang Lawas Utara, Nias Utara, Padang Lawas, dan Samosir.

Bupati Taput Nikson Nababan mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk merealisasikan percepatan penurunan stunting atau kekerdilan yang dialami anak-anak hingga mencapai 14 persen pada 2024.

BACA JUGA:  Ilyas Sitorus jadi Tersangka Tapi Belum Ditahan

Ditambahkannya, salah satu kegiatan prioritas dalam penanganan percepatan penurunan stunting di Taput adalah dengan melakukan audit kasus stunting.

“Kita sangat komit dalam percepatan penurunan stunting dan tetap berupaya membuat inovasi di masing-masing desa di Tapanuli Utara sekaligus menjadikan setiap desa sebagai lini utama percepatan penurunan stunting,” paparnya.

Selain itu, kata Bupati, pihaknya juga mengoptimalkan intervensi melalui penyaluran aneka makanan serta pemeriksaan kesehatan baik kepada ibu hamil maupun anaknya.

Pada kesempatan itu, Nikson mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penurunan stunting di Taput hingga mendapat penghargaan terbaik dari BKKBN.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Taput Donna Situmeang, mengemukakan, Pemkab Taput di bawah kepemimpinan Bupati Nikson gencar melakukan penanggulangan angka gagal tumbuh kembang anak (stunting) di daerah tersebut.

BACA JUGA:  Operasi Sikat Toba, 172 Pelaku Kejahatan Ditangkap

Upaya percepatan penanggulangan stunting di Taput, menurut dia, tidak hanya tentang memberikan makanan yang bergizi kepada anak-anak stunting, tetapi juga tentang memberikan pendidikan dan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya gizi seimbang dalam pertumbuhan anak-anak.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Munawar Ibrahim mengatakan, untuk realisasi anggaran audit kasus stunting, tercatat sebanyak enam kabupaten/kota di Sumut yang sudah melakukan realisasi 100 persen, yakni Kabupaten Asahan, Humbang Hasundutan (Humbahas), Nias Selatan, Taput, Sibolga, dan Kota Binjai. D|Mdn-24

2 tanggapan untuk “Pemkab Taput Raih Penghargaan BKKBN Karena Sukses Tangani Stunting”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:49 WIB

Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah

Berita Terbaru