Jakarta-Mediadelegasi: Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ikut angkat bicara terkait perkembangan penanganan kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat (Brigadir J).
Hal itu dikarenakan, banyaknya narasi pemberitaan daur ulang terkait kasus tewasnya Brigadir J yang menjurus kepada berita bohong alias bisa jadi dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“KAMMI meminta masyarakat lebih bijak dalam menanggapi kasus ini dan tidak ikut menyebarkan berita-berita yang belum jelas kebenarannya,” tegas Zaky Ahmad Rifa’I, Ketua Umum PP KAMMI.
Menurutnya, spekulasi masyarakat yang berkembang memang tidak bisa dihindari jika kasus tewasnya Brigadir J tidak segera terselesaikan.
Menurut Zaky Ahmad hal ini karena pada kasus tewasnya Brigadir sudah jelas menyangkut soal kemanusiaan dan juga kredibilitas institusi Polri.