Penarik Ojol Tewas Diduga Ditikam Penumpangnya

- Penulis

Minggu, 21 Maret 2021 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai-Mediadrlegadi: Seorang penarik ojek online (Ojol) ditemukan warga dalam keadaan kritis bersimbah darah, di Jalan Tengku Amir Hamzah, Gang Martini, Lingkungan I, Kelurahan Jatikarya, Jumat (19/3) sekira pukul 23.30 WIB.

Korban bernama Iwan Suranta Nainggolan (43) warga Jalan Mawar, Lingkungan III, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, akhirnya tewas setelah lehernya ditikannoleh penumpangnya.

Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai masih mendalami motif dari kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan sementara karena dendam. Terdapat luka sayatan dari leher yang memanjang ke arah bahu kiri di punggung korban.

Kejadian berawal dari korban yang tengah mangkal di kedai jus Syahrul Luthfi (41), pertigaan Kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Perusahaan Listrik Negara Binjai, didatangi oleh seorang pria yang belum diketahui identitasnya.

Dia bertanya apakah boleh minta diantarkan oleh korban ke Tandam.

“Pria itu datang jalan kaki dengan bertanya ada aplikasi Gojek bang. Saat itu saya sedang jualan jus jeruk,” kata seorang saksi.

“Korban menjawab ada (Aplikasi Gojek). Lalu laki-laki itu nanya apakah bisa diantar ke Tandam. Dijawab korban bisa tanpa bertanya berapa ongkosnya,” tambah saksi.

Darah korban di lokasi kejadian

Tanpa basa-basi korban pun berbonceng dengan terduga pelaku menumpangi sepedamotor jenis metik BK 6995 LW.

BACA JUGA:  Rumah Orang Tua Wartawan di Binjai Diduga Dibakar OTK

Tak lama kemudian begitu sampai di Gang Martini, laki-laki tersebut meminta korban untuk masuk ke dalam. Memasuki 50 meter, si penumpang diduga meminta korban menghentikan laju sepedamotornya dengan alasannya.

Saat berhentinya laju sepeda motor diduga pelaku turun dari sepedamotor, pelaku langsung menjalankan aksi penganiayaan dengan menikam leher kanan korban.

Setelah itu, pisau seperti tumbuk lada menancap di leher korban yang digunakan terduga pelaku ditarik ke punggung bagian belakang.

Sehingga, darah segar muncrat dari leher korban. Dikuatkan dengan banyaknya bekas ceceran darah pada aspal jalan tersebut.

“Adapun bebrapa barang bukti didapat dari TKP, sepedamotor korban dan sarung pisau, yang sudah diamankan ke Polsek Binjai Utara” kata Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, Minggu (21/3/2021).

Korban ditemukan kritis dengan kondisi terkapar. Diduga sempat berusaha kabur, terduga pelaku akhirnya menikamnya lagi pada punggung bawah tak jauh dari pinggang.

BACA JUGA:  Kasus Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook di Kemendikbudristek, Kejagung Ungkap Perjanjian Co-Investment 30% dari Google

“Korban tergeletak di aspal dengan luka tusuk pada leher kanan, sehingga mengeluarkan darah. Pelaku juga menusuk badan belakang korban yang diduga dengan menggunakan sebilah pisau kecil yang panjang sekitar 15 centimeter,” kata dia.

“Pisau tidak ditemukan di TKP. Sarung terbuat dari kayu dan dibalut lakban warna hitam,” sambungnya.

Nafas korban yang masih tersengal-sengal sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Binjai. Sayangnya, nyawa korban tak tertolong.

Sementara, aksi yang dilakoni terduga pelaku diduga sendirian. Atau boleh jadi, terduga pelaku menghubungi temannya untuk membantu kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Sejauh ini, polisi enggan menduga apakah aksi tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan nyawa orang melayang tersebut dilatari motif dendam. Begitu juga saat disoal terduga pelaku apakah orang dekat.

Namun begitu, polisi sudah mengantongi sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut. “Enggak berani menduga-duga,” tukas Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Yayang Rizki Pratama. D|Bin-red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan
Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi
Bantuan Bencana Muzani Disalurkan untuk Warga Sumatera Utara
Kabar Beredar: Chandra Dalimunthe Disebut Jadi Plt Kadis PUPR Sumut, Gantikan Hendra Siregar
Bobby Nasution Tinjau Korban Banjir Tapteng, Pastikan Warga Tak Berjuang Sendiri

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:12 WIB

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’

Jumat, 17 April 2026 - 14:17 WIB

Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Senin, 13 April 2026 - 20:10 WIB

PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan

Sabtu, 4 April 2026 - 13:46 WIB

Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi

Berita Terbaru

Foto bersama usai Penandatanganan MoU KPAD Labuhanbatu Utara dan Ponpes Arkanuddin, Rabu (7/5/2026). Tampak jajaran KPAD, pimpinan pesantren, serta para asatidz berfoto bersama, menandai dimulainya sinergi perlindungan anak demi lingkungan pesantren yang aman dan ramah anak. Foto: GS

Kabupaten Labuhan Batu Utara

KPAD Labura Perkuat Sinergi Perlindungan Anak Bersama Ponpes Arkanuddin Pulo Dogom

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:35 WIB