Penetapan Tersangka Penganiayaan Marisi Manurung Dinilai Prematur

Kamis, 13 Juli 2023 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dwi Ngai Sinaga. Foto: dok

Dwi Ngai Sinaga. Foto: dok

Medan-Mediadelegasi: Tim kuasa hukum tersangka kasus dugaan penganiayaan Marisi Manurung (72) menilai penetapan status tersangka kliennya oleh Polres Toba tidak sah dan dianggap prematur.

“Untuk menetapkan tersangka harus memiliki dua alat bukti permulaan yang cukup, baru bisa menetapkan seseorang tersangka,” kata Dwi Ngai Sinaga selaku ketua tim kuasa hukum tersangka penganiayaan korban Marisi Manurung, masing-masing berinisial MM, DM, MBM dan seorang perempuan berinisial LMM, saat dikonfirmasi Mediadelegasi Medan, Rabu (12/7).

Selain empat tersangka tersebut, penyidik Polres Toba juga menetapkan satu orang tersangka lainnya, yakni berinisial JM.

Mereka dijerat Pasal 170 Subsider 351 ayat 1 juncto Pasal 55 dengan ancaman hukuman lima tahun enam bulan.

Menurut Dwi, pihaknya meragukan validitas visum et repertum dan keterangan saksi yang dijadikan alat bukti untuk menguatkan tuduhan tindak pidana penganiayaan kepada kliennya.

BACA JUGA:  Dinas PU Medan Respon Keluhan Warga Soal Banjir

Karena itu, dia menyatakan tidak sependapat jika kliennya dituduh mencekik dan melakukan tindakan kekerasan secara fisik kepada Marisi Manurung.

Ditambahkannya, apabila penyidik menetapkan tersangka tetapi tidak memiliki dua alat bukti permulaan yang sah dapat dinyatakan menentang undang-undang yang berlaku.

Lebih lanjut ia berpendapat pihak Polres Toba lebih tepat memfasilitasi penyelesaian kasus dugaan tindak pidana kekerasan atau penganiayaan tersebut dengan penerapan keadilan restorative (restorative justice) atau diselesaikan secara kekeluargaandengan catatan pelaku tidak akan mengulanginya lagi di kemudian hari.

“Semula kami mendengar ada rencana perkara ini diselesaikan dengan restorative justice, tetapi kemudian tidak terealisasi dan pihak Polres Toba telah melimpahkan berkas perkara tersebut ke Kejaksaan,” ujar Dwi.

BACA JUGA:  Pantai Pasifik Porsea Dipastikan Segera Dibuka Kembali

Kejaksaan Negeri (Kejari) Balige, Kabupaten Toba pada Selasa (11/7) telah pula menyatakan bahwa berkas perkara penganiayaan Marisi Manurung sudah lengkap atau P21.

Sebagaimana diketahui, Marisi Manurung, warga Patane IV Desa Lumban Manurung, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba pada 5 Maret 2023 telah membuat laporan pengaduan ke Polres Toba, terkait kasus penganiayaan terhadap dirinya yang dilakukan oleh beberapa orang di kawasan Pantai Pasifik, Porsea, sekitar akhir Februari 2023 lalu.

Dari penuturan korban Marisi Manurung, pada saat peristiwa itu dirinya sempat dicekik dan diseret secara paksa dari warung kopi hingga ke sekitar bibir pantai oleh beberapa orang. D|Red-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB