Pengamat Politik: Hentikan Diskriminasi Terhadap Buruh

Rabu, 7 Oktober 2020 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Dadang Darmawan Pasaribu MSi. Foto:D|Ist

H Dadang Darmawan Pasaribu MSi. Foto:D|Ist

Saat ditanya apakah pengesahan ini berimplikasi secara politik, dan apakah ada muatan agenda politik tertentu. “Yang menjadi kekhawatiran publik ya seperti itu, ada agenda politik di balik aksi penolakan UU ini, tapi tegas saya nyatakan tidak ada agenda atau seting politik apapun, ini murni reaksi para buruh yang merasa hak-haknya dirugikan atas kemunculan UU.

“Jadi menurut hemat saya, Pemerintah harus duduk bersama Pimpinan Serikat buruh, mendengarkan aspirasi mereka, agar isu-isu terkait pengesahan UU ini tidak ditarik ke wilayah politik, karena potensi di tunggangi secara politis pasti ada karena ada pihak yang akan diuntungkan secara politis dari situasi seperti ini”, ujar Mantan Ketua Badko HMI Sumut ini.

BACA JUGA:  Forum Dialog "Ngopi Kebangsaan" Merawat Kebhinnekaan

Masih ada waktu bagi Pemerintah untuk menjelaskan kepada Serikat buruh, isi dan pasal dari UU ini terkait ada 12 poin dari isi UU ini dianggap zolim terhadap para pekerja satu sisi menguntungkan para pemilik modal atau investor.

“Pemerintah saya sarankan agar mendengar aspirasi dan keinginan para Serikat buruh sekaligus memberikan penjelasan terhadap tafsir dari isi UU ini perihal ada 12 poin yang dianggap buruh sudah menghilangkan hak-hak pekerja termasuk jaminan masa depan buruh sendiri”, tambahnya

Agar tidak menimbulkan situasi dan suasana instabilitas, ada baiknya Pemerintah menunda atau bila perlu membatalkan UU tersebut dengan Perpu, jika efek dari yang ditimbulkan UU ini mengancam stabilitas politik.

BACA JUGA:  Natal Perdana Relawan RKBN Doakan Warga Korban Bencana

“Jangan sampai polemik UU Omnibus Law ini berimbas ke daerah-daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak Desember nanti, dan tentunya menjadi konsumsi politik di daerah, padahal sejatinya keputusan ada di Pemerintah Pusat bersama DPR RI untuk dicarikan solusi dari polemik ini”, ujar tokoh muda Sumatera Utara ini mengakhiri percakapan. D|Med-67

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:04 WIB

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Berita Terbaru