Mediadelegasi: Sejumlah pengemudi angkutan umum, seperti sopir angkutan kota (angkot), ojek online (ojol) dan becak bermotor (betor) menyatakan bersyukur dapat bantuan langsung tunai (BLT) yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan sebagai dampak dari kenaikan bahan bakar minyak (BBM).
“Terima kasih banyak kepada Bapak Wali Kota Medan yang sudah memberikan bantuan kepada saya. Bantuan ini akan saya gunakan untuk keluarga saya yang sangat membutuhkan,” kata M. Syahdan Pasaribu di Medan, Rabu (5/10).
Syahdan mengungkapkan hal itu di sela acara penyerahan BLT BBM secara simbolis oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution di Taman Ahmad Yani Jalan Sudirman Medan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengaku senang ketika mengetahui namanya tercatat sebagai salah satu dari 17 ribu orang lebih penerima BLT BBM, sebagaimana hasil pendataan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan.
Dana BLT BBM sebesar Rp600 ribu per bulan tersebut, diakuinya, cukup bermanfaat meringankan beban ekonomi keluarga.
Hal senada juga disampaikan oleh Ismail, pengemudi angkot yang turut merasa senang dan berterima kasih kepada Wali Kota Medan atas bantuan yang diberikan.
“Rencananya bantuan tersebut akan saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ucapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution menyatakan bahwa bantuan sosial yang dananya bersumber dari APBD tersebut digelontorkan sebagai bentuk perhatian dari Pemko Medan kepada para pengemudi angkutan umum yang terdampak pengurangan subsidi BBM.
Pada kesempatan itu, Bobby berpesan kepada para penerima bantuan agar menggunakan uang bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga, anak dan juga istri.
“Bantuan ini untuk menjaga daya beli masyarakat, oleh karena itu gunakanlah uangnya untuk berbelanja memenuhi kebutuhan keluarga, anak dan istri dirumah,” katanya.
Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar, menjelaskan, jumlah pengemudi angkutan umum penerima BLT BBM di Medan tercatat sejumlah 17.229 orang.
Para pengemudi tersebut sebelumnya sudah terdata dan terverifikasi secara berjenjang untuk memastikan penerimanya adalah warga Kota Medan dan berprofesi sebagai pengemudi ojol, betor maupun angkot.
“Setelah diverifikasi kita langsung berkolaborasi dengan Bank Sumut untuk membukakan rekening atas nama pengemudi, karena kita tidak mau memberikan uang cash. Jadi mulai hari ini buku tabungan tersebut kita berikan kepada seluruh pengemudi secara bertahap, yaitu 2.000 orang setiap harinya,” paparnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada para pengemudi penerima bantuan agar bersabar menunggu giliran pembagian buku tabungan tersebut.
“Jadi kepada para pengemudi kami mohon bersabar, karena pembagian buku tabungan berdasarkan siapa yang terlebih dahulu mendaftar. Selanjutnya, para pengemudi dapat langsung mencairkan bantuan ini di unit-unit pelayanan Bank Sumut terdekat,” tambahnya. D|Red-04












