PERMATA Sumut Berdayakan Perempuan Terdampak Bencana

Kamis, 9 April 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas DP3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, saat konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (9/4/2026).

Kepala Dinas DP3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, saat konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (9/4/2026).

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pemulihan ekonomi keluarga yang terdampak bencana. Melalui program unggulan “Perempuan Tangguh dan Mandiri” (PERMATA), Pemprov Sumut berupaya mendorong peran aktif perempuan sebagai pilar utama kebangkitan ekonomi keluarga pasca-bencana. Program prioritas tahun 2026 ini dijalankan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumut.

“Program PERMATA ini merupakan program prioritas yang kami lakukan di tahun 2026. Kami berharap program ini dapat menjadikan perempuan yang terdampak bencana sebagai pelopor kebangkitan keluarga,” ujar Kepala Dinas DP3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Kamis (9/4/2026). Pernyataan ini menegaskan visi program untuk memberdayakan perempuan secara holistik.

PERMATA Sumut: Program Unggulan Pemberdayaan Perempuan Terdampak Bencana

Fokus utama program PERMATA tahun ini diarahkan pada pelatihan budidaya pertanian modern, yaitu hidroponik dan vertical garden. Pelatihan ini secara khusus ditujukan bagi para perempuan yang kini tinggal di hunian tetap (huntap) di Tapanuli Selatan (Tapsel), salah satu daerah yang terdampak parah oleh bencana.

“Kami mengajak perempuan di huntap Tapsel untuk bertani agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan bisa mendatangkan income sehingga membantu mereka pulih dari bencana. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan pengolahan makanan frozen food serta bantuan alat usaha,” jelas Dwi, merinci bentuk dukungan yang diberikan. Pendekatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga bantuan modal usaha.

BACA JUGA:  Bunda Indah Ajak Perempuan jadi Pelopor Pemersatu Bangsa

Selain fokus pada peningkatan kapasitas ekonomi, DP3AKB Sumut juga memberikan perhatian serius pada aspek kesehatan mental dan emosional. Layanan psikososial komprehensif diberikan kepada perempuan dan anak yang terdampak bencana. Layanan ini melibatkan tenaga psikolog profesional, penggiat literasi, lembaga masyarakat, serta perangkat daerah terkait untuk memastikan dukungan yang menyeluruh.

“Saudara kita yang terdampak bencana tentunya sangat membutuhkan layanan psikososial. Mereka ada yang kehilangan suaminya, ada yang kehilangan orang tuanya. Karena itu, kami fokus memberikan layanan ini kepada perempuan dan anak di wilayah Tapsel, Tapteng, dan Sibolga,” ujar Dwi, menyoroti pentingnya dukungan psikologis dalam proses pemulihan pasca-bencana.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/suzuki-smash-kembali-versi-terbaru-2026-hadir-dengan-abs/

Sebagai bentuk kepedulian langsung, DP3AKB Sumut juga telah menyalurkan bantuan kebutuhan spesifik yang sangat dibutuhkan oleh perempuan dan anak, serta makanan siap saji. Bantuan ini ditujukan kepada 1.000 korban banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara, memberikan sedikit kelegaan di tengah kesulitan yang mereka hadapi.

Menatap ke depan, DP3AKB Sumut tidak berhenti pada program PERMATA. Pada tahun 2026, berbagai program pemberdayaan inovatif lainnya akan diluncurkan. Salah satunya adalah “Youth and Women Leadership Talkshow,” yang dirancang untuk menyasar 600 perempuan muda dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, praktisi, pelaku industri rumahan, dan mitra strategis. Acara ini akan diselenggarakan bekerja sama dengan Bank Mandiri.

“Kami juga akan menggelar Bella Award, yakni apresiasi kepada perempuan-perempuan yang telah berkontribusi aktif dalam pemberdayaan ekonomi berbasis produk pertanian. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Asia Small Business Federation Indonesia,” kata Dwi, menjelaskan inisiatif lain yang bertujuan memberikan apresiasi dan pengakuan atas peran perempuan.

BACA JUGA:  Perempuan Ini Tewas Usai jadi Korban Jambret di Pematang Siantar

Dalam upaya pemenuhan hak-hak anak, DP3AKB Sumut menargetkan peningkatan signifikan dalam jumlah kabupaten/kota yang meraih predikat Layak Anak (KLA). Targetnya adalah meningkatkan jumlah KLA dari 15 daerah menjadi 25 daerah pada tahun ini, menunjukkan komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Untuk mendukung pemenuhan hak anak, tahun ini juga akan dilaksanakan layanan “CHILL” (Curhat, Healing and Let’s Grow) yang dirancang khusus untuk anak-anak. Selain itu, sebuah aplikasi perlindungan anak akan dikembangkan sebagai saluran konsultasi dan konseling yang mudah diakses oleh anak-anak di seluruh Sumatera Utara.

Menindaklanjuti Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP Nomor 17 Tahun 2025 yang melarang anak di bawah usia 16 tahun memiliki akun media sosial, DP3AKB Sumut akan berkolaborasi erat dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut. Kolaborasi ini akan fokus pada sosialisasi intensif kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak di era digital.

“Menindaklanjuti aturan ini, kami juga akan menggelar festival permainan tradisional anak sebagai upaya mengurangi ketergantungan gawai sekaligus melestarikan budaya,” kata Dwi, mengakhiri penjelasannya dengan program yang mengintegrasikan pelestarian budaya dan perlindungan anak dari dampak negatif teknologi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Surya: Aset Sumut Harus Clear and Clean Jadi Mesin Penggerak PAD dan Ekonomi Daerah
Wagub Surya Saksikan SKB RBI: Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib Masuk Program Kerja 2027
Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Diperbaiki Oktober 2026, Gubernur Bobby Pastikan Air Bersih Segera Mengalir
Wapres Gibran Jamin Seluruh Biaya Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo
Wapres Gibran Kunjungi Kabupaten Karo, Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Berastagi
BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Aceh dan Sumut 11–13 September 2026
Bobby Nasution Tekankan Eksekusi Cepat dan Tepat Sasaran Perubahan APBD Sumut 2026
PSEL Medan Raya Capai Tahap Eksekusi, Grounding Dijadwalkan Desember 2026
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Wagub Surya: Aset Sumut Harus Clear and Clean Jadi Mesin Penggerak PAD dan Ekonomi Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 13:45 WIB

Wagub Surya Saksikan SKB RBI: Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib Masuk Program Kerja 2027

Sabtu, 12 September 2026 - 13:08 WIB

Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Diperbaiki Oktober 2026, Gubernur Bobby Pastikan Air Bersih Segera Mengalir

Sabtu, 12 September 2026 - 11:25 WIB

Wapres Gibran Jamin Seluruh Biaya Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo

Jumat, 11 September 2026 - 16:18 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Kabupaten Karo, Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Berastagi

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB