Perombakan Kabinet Merah Putih: Prabowo Ganti Lima Menteri

Senin, 8 September 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). (Foto : Ist.)

Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto pada Senin 8 September 2025 melakukan perombakan besar dalam Kabinet Merah Putih. Langkah ini mengejutkan banyak pihak, di mana lima menteri diganti sekaligus. Pengumuman resmi disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa perombakan ini merupakan hasil dari berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh presiden. “Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi, maka pada sore hari ini sekaligus bapak presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian,” ujar Prasetyo.

Lima kementerian yang terkena dampak perombakan ini adalah Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Keputusan ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk memastikan kinerja kabinetnya tetap optimal dan responsif terhadap tantangan yang ada.

BACA JUGA:  Para Eksekutif Teknologi Mengatakan Ponsel akan Segera Menghilang

Sejumlah nama besar yang sebelumnya menjabat di posisi-posisi tersebut kini harus melepaskan jabatannya. Di antaranya adalah Menko Polkam Budi Gunawan, yang dikenal sebagai sosok berpengalaman di bidang keamanan. Kinerjanya selama menjabat dinilai cukup signifikan, namun presiden memutuskan untuk mencari figur baru.

Di sektor keuangan, posisi Menteri Keuangan yang sebelumnya dijabat oleh Sri Mulyani juga diganti. Sri Mulyani adalah salah satu tokoh yang paling dihormati dan berpengaruh di kancah global. Penggantiannya memicu spekulasi luas di kalangan ekonom dan pasar keuangan mengenai arah kebijakan fiskal ke depan.

Perombakan juga menyentuh kementerian yang berfokus pada kesejahteraan rakyat dan pemuda. Menteri P2MI Abdul Kadir Karding dan Menteri Koperasi Budi Arie harus meninggalkan posisinya. Keduanya dinilai telah berupaya keras dalam menjalankan tugas, namun Presiden Prabowo merasa perlu adanya penyegaran untuk meningkatkan efektivitas program-program pemerintah.

BACA JUGA:  Prabowo Tak Hiraukan Pihak yang Ingin Pisahkan Dirinya dengan Jokowi

Tak ketinggalan, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, juga termasuk dalam daftar menteri yang diganti. Posisi Menpora dianggap krusial dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia dan memajukan dunia olahraga. Penggantian Dito diharapkan mampu membawa terobosan baru dan semangat segar bagi dunia kepemudaan dan keolahragaan nasional.

Perubahan kabinet ini diprediksi akan menimbulkan dinamika baru dalam pemerintahan. Masyarakat kini menantikan siapa saja sosok yang akan mengisi posisi-posisi penting tersebut dan bagaimana mereka akan melanjutkan program-program yang telah berjalan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Berita Terbaru