PN Jakarta Pusat Vonis Bebas Delpedro Marhaen

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen Rismansyah, bersama tiga diputus bebas dalam perkara dugaan penghasutan aksi demonstrasi Agustus. Foto: Ist.

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen Rismansyah, bersama tiga diputus bebas dalam perkara dugaan penghasutan aksi demonstrasi Agustus. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjatuhkan vonis bebas terhadap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen Rismansyah dalam perkara dugaan penghasutan aksi demonstrasi yang terjadi pada Agustus lalu. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang vonis yang digelar pada Jumat (6/3/2026).

PN Jakarta Pusat Nyatakan Para Terdakwa Tidak Terbukti

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Harika Nova Yeri. Dalam amar putusannya, majelis menyatakan bahwa para terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum.

Hakim menilai unsur-unsur pidana yang didalilkan dalam dakwaan tidak terpenuhi. Karena itu, majelis memutuskan untuk membebaskan para terdakwa dari seluruh dakwaan yang diajukan dalam persidangan.

Putusan tersebut sekaligus mengakhiri proses persidangan yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Majelis hakim menegaskan bahwa tidak terdapat bukti yang cukup untuk menyatakan para terdakwa bersalah.

BACA JUGA:  Hadapi Krisis Global, Prabowo Turunkan Harga Pupuk Subsidi 20 Persen

Selain Delpedro, tiga terdakwa lainnya juga dinyatakan bebas. Mereka adalah staf Lokataru Foundation Muzaffar Salim, pengelola akun media sosial @gejayanmemanggil Syahdan Husein, serta mahasiswa Universitas Riau Khariq Anhar.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/pengakuan-fadia-arafiq-tak-paham-pemerintahan-tuai-kritik

Majelis hakim menyebut tidak ada bukti yang cukup kuat untuk membuktikan bahwa para terdakwa melakukan tindakan penghasutan sebagaimana yang dituduhkan oleh penuntut umum.

Dengan putusan tersebut, seluruh terdakwa dibebaskan dari tanggung jawab pidana dalam perkara yang diajukan oleh jaksa.

Sebelumnya, dalam sidang tuntutan yang digelar pada 27 Februari 2026, jaksa penuntut umum meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana kepada para terdakwa.

Jaksa menilai para terdakwa telah terbukti melakukan pelanggaran hukum dan menuntut hukuman penjara selama dua tahun bagi masing-masing terdakwa.

BACA JUGA:  Satgas PKH Temukan Indikasi Pidana Korporasi dalam Kasus Kerusakan Lingkungan di Sumatera, Perusahaan Penyebab Bencana Dikantongi

Dalam dakwaannya, jaksa menyebut para terdakwa melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, khususnya Pasal 28 ayat (3) juncto Pasal 45A ayat (3).

Selain itu, para terdakwa juga dijerat dengan Pasal 160 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait dugaan penghasutan.

Tidak hanya itu, jaksa juga menyertakan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dalam dakwaan terhadap para terdakwa.

Namun setelah mempertimbangkan fakta persidangan serta alat bukti yang diajukan, majelis hakim menyimpulkan bahwa seluruh dakwaan tersebut tidak terbukti secara hukum.

Dengan demikian, pengadilan memutuskan membebaskan Delpedro Marhaen Rismansyah dan tiga terdakwa lainnya dari semua dakwaan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “PN Jakarta Pusat Vonis Bebas Delpedro Marhaen”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Usulan Sipil Pimpin Polri: Sahroni Minta Pigai Fokus Urus Pelanggaran HAM
Proses Pemulangan Berjalan Lancar, 29.344 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air
Kecelakaan Maut Tol Pekanbaru-Dumai: Sopir Hiace Diduga Tertidur Sesaat, 5 Orang Tewas
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Kembali, Kolom Abu Setinggi 1.500 Meter Mengarah Barat
Polres Jakarta Utara Kejar Pemilik Utama, Peredaran Vape Etomidate di Alexa Suites Berlangsung 3 Bulan
Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Kerinci Ludes Terbakar, Armada Damkar Lokal Rusak Hambat Penanganan
Posisi Wakil Menteri Imipas Belum Diisi, Silmy Karim Diduga Terima Rp 100 Juta Per Pekan dari Praktik Pemerasan
Strategi Fiskal-Moneter Dikerahkan BI: Upaya Kuat Kembalikan Kekuatan Rupiah yang Tembus Rp18.000
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:59 WIB

Polemik Usulan Sipil Pimpin Polri: Sahroni Minta Pigai Fokus Urus Pelanggaran HAM

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:17 WIB

Proses Pemulangan Berjalan Lancar, 29.344 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:37 WIB

Kecelakaan Maut Tol Pekanbaru-Dumai: Sopir Hiace Diduga Tertidur Sesaat, 5 Orang Tewas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:17 WIB

Polres Jakarta Utara Kejar Pemilik Utama, Peredaran Vape Etomidate di Alexa Suites Berlangsung 3 Bulan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:29 WIB

Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Kerinci Ludes Terbakar, Armada Damkar Lokal Rusak Hambat Penanganan

Berita Terbaru