Polda Metro Jaya Rilis Sketsa 2 Terduga Pengeroyok Bambang hingga Tewas di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro Jaya mengungkap sketsa wajah terduga pengeroyok Bambang Setiyawan hingga tewas saat kericuhan di Pejompongan. Foto: Ist.

Polda Metro Jaya mengungkap sketsa wajah terduga pengeroyok Bambang Setiyawan hingga tewas saat kericuhan di Pejompongan. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Polda Metro Jaya merilis sketsa wajah dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap Bambang Setiyawan (59), warga Pejompongan, yang meninggal dunia saat terjadi kericuhan pada Kamis (27/8/2026).

Sketsa kedua terduga pelaku tersebut diperlihatkan sebagai bagian dari upaya kepolisian mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa. Hingga kini, penyidik masih terus melakukan pengejaran terhadap orang-orang yang diduga terlibat.

Polda Metro Jaya menyusun sketsa wajah berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Keterangan tersebut kemudian dipadukan dengan petunjuk lain yang diperoleh penyidik selama proses penyelidikan.

Selain mengandalkan kesaksian warga, polisi juga melakukan analisis digital terhadap sejumlah rekaman visual. Video yang beredar serta rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi menjadi bagian dari bahan yang dianalisis untuk mengidentifikasi para terduga pelaku.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman menjelaskan, proses penyusunan sketsa dilakukan setelah penyidik menemukan adanya kesesuaian antara informasi yang disampaikan para saksi dan hasil analisis digital.

BACA JUGA:  Pemerintah Tanggung Penuh PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Selama 60 Hari

Dari proses tersebut, polisi akhirnya memperoleh gambaran wajah yang mengarah kepada dua pria yang diduga terlibat dalam pengeroyokan maupun penganiayaan terhadap Bambang Setiyawan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua terduga pelaku diketahui merupakan laki-laki dengan perkiraan usia antara 30 hingga 40 tahun. Polisi kemudian merinci sejumlah ciri fisik yang diharapkan dapat membantu proses identifikasi.

Salah seorang terduga pelaku memiliki bentuk wajah oval dengan alis tipis. Pria tersebut juga disebut memiliki bibir tebal, hidung pesek, bola mata berwarna hitam serta warna kulit cokelat.

Sementara terduga pelaku lainnya memiliki ciri fisik yang berbeda. Polisi menggambarkan pria tersebut memiliki bentuk wajah cenderung kotak dengan hidung pesek dan bagian bibir bawah yang tebal.

Selain itu, pria kedua disebut memiliki kumis dan janggut. Ciri-ciri tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk sketsa wajah berdasarkan keterangan saksi dan pencocokan dengan hasil analisis rekaman yang diperoleh penyidik.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara

Polda Metro Jaya menegaskan pengungkapan dua sketsa wajah tersebut merupakan bagian dari perkembangan penyelidikan. Polisi masih terus mengumpulkan bukti dan mendalami berbagai informasi yang berkaitan dengan peristiwa kericuhan di Pejompongan.

Kasus ini menjadi perhatian setelah Bambang Setiyawan dilaporkan meninggal dunia usai menjadi korban dugaan pengeroyokan. Penyidik kini berupaya mengungkap secara lengkap kronologi kejadian, termasuk mengidentifikasi seluruh pihak yang diduga terlibat.

Kepolisian juga masih melakukan pengejaran terhadap dua pria yang sketsa wajahnya telah diperoleh tersebut. Informasi dari masyarakat serta bukti-bukti tambahan diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengungkapan kasus.

Polda Metro Jaya memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh fakta dalam kasus kematian Bambang Setiyawan terungkap. Kepolisian juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam pengeroyokan yang terjadi di tengah kericuhan tersebut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung Burhanuddin Tegas: Jangan Pernah Jual Nama Kejaksaan
Keracunan MBG Sidoarjo Meluas, 27 Siswa Tri Bakti Turut Jadi Korban
BNN Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Ketamin di Natuna Utara, Modus Baru Lewat Vape Diungkap
Vonis Banding: Ibrahim Arief Diperberat Jadi 5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp5 Miliar
Sidang Praperadilan Kelima Roy Suryo Ditunda, JPU dan Menkeu Mangkir Tanpa Kabar
Gus Kikin Resmi Ditetapkan Jadi Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026–2031
Warga NU Gelar Mubes, Terbitkan ”Rekomendasi Seblak” buat PB NU
Revisi UU Advokat Fokus Rakernas Peradin 2026: Jaga Independensi dan Jati Diri Profesi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:59 WIB

Polda Metro Jaya Rilis Sketsa 2 Terduga Pengeroyok Bambang hingga Tewas di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 13:13 WIB

Jaksa Agung Burhanuddin Tegas: Jangan Pernah Jual Nama Kejaksaan

Rabu, 2 September 2026 - 11:40 WIB

Keracunan MBG Sidoarjo Meluas, 27 Siswa Tri Bakti Turut Jadi Korban

Selasa, 1 September 2026 - 17:05 WIB

BNN Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Ketamin di Natuna Utara, Modus Baru Lewat Vape Diungkap

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Vonis Banding: Ibrahim Arief Diperberat Jadi 5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp5 Miliar

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto tiba di Rusia pada Rabu (2/9/2026). Foto: Ist.

Internasional

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Rabu, 2 Sep 2026 - 12:03 WIB