Polri Selidiki Asal Kayu Gelondongan di Sungai Garoga, Diduga Terkait Pembukaan Lahan

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Dittipidter Bareskrim mengambil sampel kayu gelondongan di DAS Garoga sebagai bagian penyelidikan sumber kayu banjir Sumatra. Foto: Ist.

Tim Dittipidter Bareskrim mengambil sampel kayu gelondongan di DAS Garoga sebagai bagian penyelidikan sumber kayu banjir Sumatra. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri telah mengambil 27 sampel kayu di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut). Langkah ini dilakukan untuk menyelidiki asal usul kayu gelondongan yang terbawa saat banjir bandang melanda wilayah tersebut.

Pengambilan sampel kayu gelondongan ini bertujuan untuk menelusuri asal usul kayu yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan di wilayah hulu sungai. Penyelidikan ini dilakukan secara terpadu antara Polri dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim, Brigjen Pol Moh Irhamni, menjelaskan bahwa pengambilan sampel kayu gelondongan dilakukan di sekitar posko yang berada di wilayah aliran sungai Garoga. Area-area penting di kawasan tersebut kini telah dipasangi garis polisi.

“Sebanyak 27 sampel kayu telah diambil, area sudah dipasang police line, dan dua jembatan juga sudah diperiksa,” ujar Brigjen Pol Moh Irhamni pada Senin (8/12/2025).

BACA JUGA:  55.013,75 Hektare SK Perhutanan Sosial di Sumut Diserahkan Presiden

Dari hasil identifikasi awal, jenis kayu gelondongan yang diperiksa diketahui berasal dari beberapa jenis pohon, seperti karet, ketapang, dan durian. Temuan ini kemudian dikelompokkan oleh para ahli ke dalam empat kategori, berdasarkan karakteristik dan cara kayu tersebut terlepas dari habitatnya.

Keempat kategori tersebut meliputi: kayu hasil gergajian, kayu yang tercabut beserta akar akibat penggunaan alat berat, kayu yang ikut terbawa longsor, serta kayu yang diduga berasal dari aktivitas pengangkutan menggunakan loader. Pengelompokan ini penting untuk memetakan pola kerusakan dan dugaan aktivitas di kawasan hulu sungai.

Selain pemeriksaan fisik kayu gelondongan, tim penyidik juga telah meminta keterangan dari kepala desa dan sejumlah saksi setempat. Keterangan para saksi diharapkan dapat menguatkan analisis teknis di lapangan, sehingga alur peristiwa dapat direkonstruksi dengan lebih jelas.

BACA JUGA:  Dua Wartawan Alami Kekerasan Saat Meliput Kasus Keracunan MBG, Kebebasan Pers Kembali Terancam

Dari penelusuran awal, Dittipidter menduga adanya aktivitas pembukaan lahan oleh perusahaan PT TBS di kawasan hulu Sungai Garoga. Dugaan ini menjadi fokus lanjutan penyidik untuk memastikan keterkaitan antara land clearing dengan kemunculan kayu gelondongan yang terbawa banjir.

“Penyelidikan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap salah satu perusahaan di hulu Sungai Garoga yang diduga melakukan land clearing,” kata Brigjen Pol Moh Irhamni.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah menegaskan bahwa apabila dari hasil penyelidikan ditemukan pelanggaran hukum, maka kasus ini akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penegakan hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang terbukti merusak lingkungan dan memicu terjadinya bencana. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Adat Papua Laporkan Film “Pesta Babi”, Merasa Dieksploitasi Tanpa Izin
Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, BPIP Undang Mantan Presiden dan Wapres
Langkah Serius DPRD Kaltim: Hak Angket terhadap Gubernur Rudy Mas’ud Resmi Dijadwalkan
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Paparkan Progres Nyata Pembangunan Infrastruktur
Divonis 4 Bulan Penjara, Wakil Gubernur Hellyana Ajukan Banding
Memimpin, Bukan Memanejeri Belajar dari Alex Ferguson dan Michael Moritz untuk Menguatkan Organisasi Kemasyarakatan Berbasis Genealogis di Indonesia
Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:20 WIB

Tokoh Adat Papua Laporkan Film “Pesta Babi”, Merasa Dieksploitasi Tanpa Izin

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, BPIP Undang Mantan Presiden dan Wapres

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:04 WIB

Langkah Serius DPRD Kaltim: Hak Angket terhadap Gubernur Rudy Mas’ud Resmi Dijadwalkan

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:12 WIB

Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:28 WIB

Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Paparkan Progres Nyata Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru