PON 2024 Tuai Kritik Tajam Hasan Basri Sagala: Penutupan PON 2024, Harus Menjadikan Sumut Menyala

Senin, 16 September 2024 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PON 2024 Tuai Kritik Tajam
Hasan Basri Sagala: Penutupan PON 2024, Harus Menjadikan Sumut Menyala

PON 2024 Tuai Kritik Tajam Hasan Basri Sagala: Penutupan PON 2024, Harus Menjadikan Sumut Menyala

Medan-Mediadelegasi: PON Aceh-Sumut XXI tuai banyak kritik tajam. Bahkan para atlet menilai pelaksanaan PON di Sumut terparah. Selain masalah beberapa venue yang tak siap, atlet flu akibat debu, jalan berlumpur, hingga makanan basi. Calon wakil Gubernur Sumatera Utara Hasan Basri Sagala yang juga sempat menonton beberapa pertandingan PON di Sumatera Utara mengaku sedih atas kekurangan pelaksanaan PON yang menguar bahkan menjadi trending buruk di Nasional.

“Saya pasti sedihlah karena PON 2024 ini seharusnya menjadi moment luar biasa bagi Sumatera Utara dan Aceh untuk menunjukkan kelasnya ke Nasional. Tapi kita tak boleh berlarut-larut dengan image negatif ini. Ada satu moment besar yang harus dipersiapkan penyelenggara yaitu Closing Ceremony Penutupan PON XXI yang rencananya berlangsung di venue Stadion Utama Komplek Sport Centre. Penutupan PON harus menjadikan Sumut Menyala,”ujar Hasan Basri Sagala kepada wartawan di Medan, Senin (16/9).
Harus ada 5 martabat, yaitu bermartabat dalam penyelenggaraan, bermartabat dalam prestasi, bermartabat administrasi, bermartabat ekonomi, dan sukses pemanfaatan fasilitas pasca even, tambah Hasan.

BACA JUGA:  Polisi Jemput Dua Preman Kampung Kerap Meresahkan Masyarakat

‘Itu menjadi hutang penyelenggara PON 2024 yang sudah ditegaskan oleh Menpora. Saya berharap, Penutupan PON 2024 bisa benar-benar menyala untuk menutupi semua kelemahan dalam pelaksanaan kegiatan akbar Nasional ini,” tegas Hasan.
Ditambahkan Hasan Basri Sagala, PON 2024 berlangsung di Sumut adalah sejarah besar setelah 71 tahun lalu berlangsung di Medan. Saat itu Sumut menduduki peringkat ke-4 dengan fasilitas seadanya. Hasan berharap tahun ini posisi Sumut membaik.
Hingga Minggu, 15 September 2024, pagi, posisi klasemen sementara didominasi oleh kontingen-kontingen kuat dari Pulau Jawa.

DKI Jakarta memimpin klasemen dengan perolehan medali impresif, yakni 93 emas, 82 perak, dan 74 perunggu, dengan total 249 medali.

BACA JUGA:  Rakor Kesiapan Pemilu di Polda, Sumut Kondusif

Di posisi kedua, Jawa Barat menyusul ketat dengan 86 emas, 83 perak, dan 82 perunggu, total 251 medali. Meskipun total medalinya lebih banyak, perolehan emas Jawa Barat masih lebih sedikit dibandingkan DKI Jakarta.

Jawa Timur menempati peringkat ketiga dengan 84 emas, 76 perak, dan 76 perunggu, total 236 medali. Sementara itu, Sumatra Utara, sebagai salah satu tuan rumah, berada di posisi keempat dengan 43 emas, 20 perak, dan 53 perunggu, total 116 medali.

Aceh, yang juga menjadi salah satu tuan rumah, berada di peringkat kelima dengan perolehan 34 emas, 30 perak, dan 35 perunggu, total 99 medali. Meskipun tertinggal dari kontingen besar lainnya, Aceh masih memiliki peluang untuk menambah perolehan medali seiring berlangsungnya pertandingan-pertandingan di PON XXI ini. D|Red-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB