Prabowo Nilai Ucapan Hasan Nasbi soal ‘Kepala Babi Dimasak Saja’ Keliru

Selasa, 8 April 2025 - 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto  saat melakukan dialog dan wawancara dengan tujuh jurnalis  di Hambalang , Jawa Barat, Minggu (6/4).  Foto: Ant

Presiden Prabowo Subianto saat melakukan dialog dan wawancara dengan tujuh jurnalis di Hambalang , Jawa Barat, Minggu (6/4). Foto: Ant

Jakarta -Mediadelegasi:  Presiden Prabowo Subianto mengemukakan bahwa pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi  terkait teror kepala babi ke kantor Tempo untuk ‘dimasak saja’, adalah keliru dan teledor.

Prabowo menyebut ucapan Hasan Nasbii bukan hanya  keliru dan teledor, tetapi juga  kurang hati-hati dalam memberi pernyataan kepada pers, seperti dirangkum Mediadelegasi dari beberapa sumber resmi.

“Masalah salah ucap, tim saya kan orang orang baru dalam pemerintahan, banyak orang baru di pemerintahan. Sebagian menteri-menteri yang senior ada yang dari kabinet lama, tapi banyak yang baru, jadi mungkin kurang waspada, kurang hati-hati dalam mengucap,” ujar Prabowo ketika bertemu dengan tujuh jurnalis  di Hambalang, Jawa Barat,  Senin (7/4).

Tujuh orang jurnalis itu adalah Alfito Deannova (Pemred detikcom), Lalu Mara Satriawangsa (Pemred TvOne), Uni Lubis (Pemred IDN Times), Najwa Shihab (Founder Narasi), Sutta Dharmasaputra (Pemred Harian Kompas), Retno Pinasti (Pemred SCTV-Indosiar), dan Valerina Daniel (News Anchor TVRI).

BACA JUGA:  Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga, Warga Diminta Waspada

Pertemuan yang difasilitasi Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, itu menjadi momen penyampaian informasi berbagai pandangan dan penjelasan langsung dari Kepala Negara terkait isu-isu strategis yang sedang dihadapi Indonesia.

Setelah pernyataan Hasan Nasbi menuai pro dan kontra,  Prabowo mengaku kaget. Namun, ia belum sempat bertemu secara langsung dengan Hasan Nasbi.

Pada pertemuan yang juga diisi dengan sesi wawancara dan dialog tersebut, Prabowo kembali mengakui dirinya yang salah terkait jajarannya tidak baik dalam berkomunikasi.

Sebagai informasi, dalam pertemuan antara Presiden  Prabowo dengan para jurnalis dan pemimpin redaksi itu juga dibahas seputar penyampaian informasi yang utuh dan jelas kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Jenguk IKN, Prabowo Genjot Energi

Seluruh hasil wawancara dengan tujuh jurnalis tersebut, rencananya akan dipublikasikan mulai Senin (7/4).

Sebelumnya, Hasan Nasbi sudah pernah menjelaskan maksud pernyataannya terkait teror kepala babi ke Kantor Tempo untuk ‘dimasak saja’.

Hasan mengatakan ucapannya itu justru merepresentasikan sikap jurnalis Tempo Francisca Christy Rosana alias Cica yang menentang teror itu dengan santai.

Untuk diketahui, teror kepala babi itu memang ditujukan kepada Francisca Christy Rosana alias Cica yang merupakan host siniar Bocor Alus Politik.

Hasan Nasbi ketika diminta tanggapannya oleh wartawan, ia justru menyatakan sepakat dengan respons Francisca menyikapi teror tersebut. D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasBacai.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT KPK di Sumut: Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap, Uang Ratusan Juta Diduga Biaya Proyek
Kasus Korupsi MBG Meluas: Kolonel TNI Aktif Terlibat, Pengadaan Sepeda Motor Diduga Sarat Penyimpangan
Kejagung Ajukan Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Dinilai Terlalu Ringan untuk Rugikan Negara Rp809 Miliar
KPK Buka Peluang Panggil Menteri Kehutanan, Dugaan Korupsi Pelepasan Hutan Potong Penghasilan Petani Kuansing
Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Tersangka, Diduga Ciptakan Perusahaan untuk Keuntungan Pribadi
Pesawat AMA PK-RCY Dibakar di Yahukimo, Pilot Kapten Mark Dilaporkan Tewas
Sidang Perdana Dokter Tifa: Dikawal 25 Pengacara, Brimob Dikerahkan, Publik Pertanyakan Keadilan
Mahkamah Konstitusi Tegaskan Pilkada Tetap Dilakukan Secara Langsung oleh Rakyat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:32 WIB

OTT KPK di Sumut: Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap, Uang Ratusan Juta Diduga Biaya Proyek

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Kejagung Ajukan Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Dinilai Terlalu Ringan untuk Rugikan Negara Rp809 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Menteri Kehutanan, Dugaan Korupsi Pelepasan Hutan Potong Penghasilan Petani Kuansing

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:29 WIB

Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Tersangka, Diduga Ciptakan Perusahaan untuk Keuntungan Pribadi

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:28 WIB

Pesawat AMA PK-RCY Dibakar di Yahukimo, Pilot Kapten Mark Dilaporkan Tewas

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB