Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik Vektor di Magelang

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik mobil listrik di Magelang pada Kamis (9/4/2026). Foto: Ist.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik mobil listrik di Magelang pada Kamis (9/4/2026). Foto: Ist.

Magelang-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto resmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (9/4/2026). Peresmian yang ditandai dengan penekanan tombol sirine ini merupakan tonggak sejarah penting dalam upaya Indonesia untuk mentransformasi sektor transportasi menuju era elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Kamis 9 April 2026 saya Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik vektor,” ujar Prabowo dengan mantap saat upacara peresmian di Magelang, Jawa Tengah. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan industri kendaraan listrik dalam negeri.

Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik Vektor: Dukungan untuk Transportasi Listrik Nasional

Sebelum acara peresmian, Presiden Prabowo menyempatkan diri untuk melakukan peninjauan langsung ke fasilitas pabrik. Ia tampak antusias berkeliling, bahkan menjajal langsung bus listrik terbaru yang rencananya akan digunakan untuk armada Transjakarta. Pengalaman ini memberikan gambaran langsung kepada Presiden mengenai teknologi yang dikembangkan.

Dalam kunjungannya, Prabowo juga duduk di bangku bus Transjakarta dan mendengarkan dengan seksama pemaparan dari Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Anindya Bakrie. Diskusi tersebut berfokus pada pengembangan transportasi listrik di Indonesia, termasuk tantangan dan peluang yang ada di masa depan.

BACA JUGA:  Embung IKN, Prabowo Beri Koreksi

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa pabrik yang baru diresmikan ini memiliki kapasitas produksi yang signifikan. Pabrik tersebut akan memproduksi berbagai jenis alat transportasi berbasis listrik, seperti bus dan truk, dengan target kapasitas produksi mencapai sekitar 3.000 unit per tahun.

“Kalau berdasarkan laporan, kapasitas produksinya cukup besar kalau saya tidak salah di kemampuan di 3.000 unit. Nah itu kan nanti secara bisnis kita lihat apakah itu memang sudah ada kontrak-kontrak,” kata Prasetyo, menyoroti potensi bisnis dan pasar dari produk-produk yang dihasilkan pabrik ini.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/gunung-ibu-erupsi-kolom-abu-700-meter-ke-langit-maluku-utara/

Prasetyo menambahkan bahwa kehadiran industri kendaraan listrik dalam negeri merupakan langkah strategis yang sangat positif dalam mendukung agenda transformasi sektor transportasi nasional. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong masyarakat agar beralih ke transportasi publik yang tidak hanya lebih efisien, tetapi juga lebih ramah lingkungan.

Pabrik ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga berpotensi untuk merambah pasar ekspor. Pengembangan industri kendaraan listrik sejalan dengan tren global menuju energi bersih dan berkelanjutan, yang dapat meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.

Anindya Bakrie, dalam paparannya, menekankan visi jangka panjang PT VKTR untuk menjadi pemimpin dalam ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.

BACA JUGA:  Menaker Yassierli: Serikat Pekerja Tak Hanya Advokasi, tapi Harus Dorong Peningkatan Kompetensi

Pemerintah juga terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi industri hijau. Melalui berbagai insentif dan kebijakan yang mendukung, diharapkan akan semakin banyak investor yang tertarik untuk berpartisipasi dalam pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Kehadiran pabrik ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Magelang dan sekitarnya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor industri manufaktur, khususnya yang berbasis teknologi ramah lingkungan, memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjaga rasio utang Indonesia di bawah 40% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak melampaui 3%. Fokus pada pengelolaan fiskal yang sehat ini akan mendukung keberlanjutan investasi pada sektor-sektor strategis seperti industri kendaraan listrik.

Dengan diresmikannya pabrik ini, Indonesia semakin menunjukkan keseriusannya dalam bertransformasi menuju masa depan transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat memacu inovasi lebih lanjut dan mempercepat adopsi kendaraan listrik di seluruh penjuru negeri. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Pastikan Tak Ada Keterlibatan Internal dalam Kasus Jual Beli Titik SPPG, Kerugian Capai Rp1,9 Miliar
Oditur Militer Minta Tolak Pembelaan 3 Prajurit TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank BUMN
Sidang Kasus K3: Pembelaan Noel, Praktik Korupsi Sudah Ada Sebelum Menjabat
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Melainkan Akibat Cuaca Ekstrem
Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Korupsi IUP Bauksit PT QSS, Termasuk ASN ESDM
PLN Minta Maaf Padam Listrik Massal di Sumatera, Cuaca Buruk dan Banjir Bandang Jadi Penyebab
Panglima TNI Lepas 744 Prajurit Bertugas dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon
Menteri Keuangan Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Kembali ke Level Rp15.000 per Dolar AS

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:49 WIB

BGN Pastikan Tak Ada Keterlibatan Internal dalam Kasus Jual Beli Titik SPPG, Kerugian Capai Rp1,9 Miliar

Senin, 25 Mei 2026 - 14:17 WIB

Oditur Militer Minta Tolak Pembelaan 3 Prajurit TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Senin, 25 Mei 2026 - 13:52 WIB

Sidang Kasus K3: Pembelaan Noel, Praktik Korupsi Sudah Ada Sebelum Menjabat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:01 WIB

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Korupsi IUP Bauksit PT QSS, Termasuk ASN ESDM

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:46 WIB

PLN Minta Maaf Padam Listrik Massal di Sumatera, Cuaca Buruk dan Banjir Bandang Jadi Penyebab

Berita Terbaru