Proses Rekrutmen Cados UIN Sumut Bakal Menuai Petaka Besar

- Penulis

Jumat, 19 November 2021 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampus UIN Sumut di Medan Estate. Foto: D|Ist

Kampus UIN Sumut di Medan Estate. Foto: D|Ist

Menurutnya, proses rekrutmen Cados UIN Sumut ini bakal menuai petaka besar. “Proses ini berpotensi menuai petaka besar bagi kredibilitas UINSU, karena proses rekrutmen siapa menganggarkan siapa, siapa titipan siapa,” kata Ropiki.

Tak Transparan

Berikut pengalaman proses rekrutmen Cados UIN Sumut dari salah seorang peserta yang minta namanya tidak dituliskan.

Kejangalan proses seleksi Cados adalah masa pendaftaran yangg sangat singkat diburu waktu.  Pengumuman dikeluarkan 15  Nopember 2021 langsung penerimaan berkas mulai Pukul 14:00 WIB sampai 17 Nopember 2021 Pukul 14:00 WIB.

Kemudian, katanya, pengumuman tanpa menyertakan nilai hasil TKD. Tidak ada perangkingan. Jumat (19/11), Pukul 07.27 WIB, ada oknum yang membuat group WhatApp beranggotakan Cados yang lolos TKD 135 orang. Sementara pengumuman resmi baru Pukul 12.00 WIB.

BACA JUGA:  Centre Point Bayar Tunggakan Pajak Rp 107 M, Bobby Tunda Pembongkaran

Padahal, katanya, pada pengumuman panitia mencantumkan bobot nilai TKD 40 persen. Berdasarkan perengkingan tertinggi, tapi yang muncul hanya nama-nama yang dinyatakan lulus TKD. D|Red-06

3 tanggapan untuk “Proses Rekrutmen Cados UIN Sumut Bakal Menuai Petaka Besar”

  1. Proses prekutan Dosen yang abal abal sehingga melahirkan Dosen yang abal abal.. Kita berharap panitia betanggung jawab dan meminta maap kepada seluruh peserta ujian yang membuat kegaduhan dan ketiak nyamanan bagi masyarakat ini khususnya bagi peserta ujian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:49 WIB

Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:47 WIB

Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:18 WIB

Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Berita Terbaru