Puncak Peringatan Hari Ulos 2023 di Danau Toba akan Dihadiri Ribuan Warga

Selasa, 24 Oktober 2023 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menyatakan puncak peringatan Hari Ulos Nasional se kawasan Danau Toba yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2023 diperkirakan akan dihadiri ribuan warga.

“Ribuan warga diperkirakan akan menyaksikan rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda dan puncak perayaan Hari Ulos Nasional se kawasan Danau Toba yang digelar KMDT di Pantai Indah Situngkir, Kabupaten Samosir pada tanggal 28 Oktober 2023 mendatang,” kata Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung saat diwawancarai Mediadelegasi melalui sambungan telepon dari Medan, Selasa (24/9).

Menurut dia, perkiraan bakal banyaknya warga yang menyaksikan rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda dan puncak perayaan Hari Ulos Nasional 2023 se kawasan Danau Toba tersebut menjadikan perhelatan KMDT tersebut hampir dapat dipastikan yang terbesar sekaligus paling meriah.

Pihaknya berharap kegiatan perayaan Hari Ulos yang sudah masuk kalender tetap KMDT itu dapat dimaknai sebagai wujud kecintaan terhadap ulos sebagai salah satu warisan budaya bangsa dan negara.

Kain tenun ulos yang telah ada sejak 4.000 tahun lalu, awalnya berfungsi untuk menghangatkan tubuh dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk upacara adat masyarakat Batak.

BACA JUGA:  Warga Dusun Lae Hundulan Mulai Menikmati Aliran Listrik

“Kegiatan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan ketertarikan dan keingintahuan warga termasuk kalangan generasi muda terhadap ulos,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata Edison, KMDT berkomitmen untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda tahun ini sebagai momentum kebangkitan produk kain tenun ulos sekaligus diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO.

Ulos merupakan kain tradisional Batak, Sumatra Utara yang menyimbolkan kehangatan, restu, berkat, kasih sayang, dan persatuan.

Keberadaan ulos sebagai kain tenunan khas masyarakat Suku Batak, menurut mantan Ketua DPP KNPI era tahun 1990-an ini, perlu senantiasa mendapat perhatian khusus dan layak diajukan sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.

Sebagai upaya untuk memperkuat pengajuan tersebut, lanjutnya, KMDT bersama instansi pemerintah terkait dan para pemangku kepentingan akan terus berkolaborasi dengan dilandasi semangat kebersamaan untuk memperjuangkan agar tenun ulos dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh badan organisasi dunia UNESCO.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Buka Musrenbang di Le Polonia Hotel Medan

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah ketua panitia penyelenggara puncak Perayaan Hari Ulos Nasional KMDT tahun 2023 Agustan Situmorang, menjelaskan bahwa persiapan acara puncak perayaan Hari Ulos Nasional se kawasan Danau Toba yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Samosir, saat ini sudah memasuki persiapan akhir.

“Hingga saat ini persiapan berjalan lancar dan kami juga sudah mengirimkan undangan resmi kepada para kepala daerah se kawasan Danau Toba, tokoh adat dan tokoh masyarakat. Acara ini nantinya akan dibuka secara resmi oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom,” ujarnya didampingi Ketua DPD KMDT Kabupaten Samosir Sinta Agnes Mauly Tamba.

Dalam rangka menyemarakkan puncak perayaan Hari Ulos Nasional 2023 di Samosir, pihaknya telah menyusun sejumlah rangkaian acara, antara lain pameran ulos, original Batak Dance, pagelaran martonun dan mossak, fashion show, tarian Tortor massal, narasi asal muasal kain ulon, pameran produk UMKM, dan berbagai acara hiburan. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Berita Terbaru