Restorasi Pepohonan, Selamatkan Ekosistem Danau Toba

Kamis, 25 Agustus 2022 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum KMDT St Edison Manurung (empat kiri) bersama pengurus. Restorasi pepohonan diharapkan mampu menyelamatkan ekosistem kawasan Danau Toba. Foto:Dok|KMDT

Ketua Umum KMDT St Edison Manurung (empat kiri) bersama pengurus. Restorasi pepohonan diharapkan mampu menyelamatkan ekosistem kawasan Danau Toba. Foto:Dok|KMDT

Dia juga menyebutkan, untuk tanaman yang akan digunakan sebagai bahan restorasi sebaiknya yang mempunyai nilai ekonomi guna pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pihaknya menyarankan penanaman makademia, alpukat, mangga, aren atau nira dan kaliandra.

Pada bagian lain, kata Edison, pihaknya juga telah merumuskan peruntukan lahan dengan kemiringan tanah 45 derajat sebaiknya tidak dijadikan sebagai lokasi pertanian masyarakat dengan menanam palawija, jagung dan lain lain karena tanahnya rentan longsor.

Guna mendukung program restorasi pepohonan di kawasan Danau Toba, KMDT menyarankan agar sarana dan prasarana yang berhubungan dengan Pemadam Kebakaran di Kawasan Danau Toba sudah saatnya dibenahi dan disediakan. “Pembangunan sejumlah posko termasuk pembuatan hidrant-hidrant yang bisa digunakan untuk mencegah terjadinya kebakaran yang meluas,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ketua Umum KMDT Silaturahmi dengan Pj. Gubernur Sumut

Pihaknya juga meminta kelompok masyarakat, terutama yang terbentuk dalam Masyarakat Peduli Api sebaiknya digalakkan kembali di kawasan Danau Toba. “Dahulu kelompok ini pernah aktif di dalam mencegah kebakaran hutan, namun saat ini aktivitasnya praktis tak terlihat,” ungkapnya.

Kemudian, bersamaan dengan kegiatan restorsi yang akan dilakukan juga perlu dilakukan secara paralel dengan kegiatan edukasi peduli lingkungan kepada masyarakat dan dunia pendidikan (TK, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi) agar terbentuk insan yang peduli dan cinta terhadap lingkungan.

Terkait pendanaan program ini, pihaknya meminta kegiatan restorasi hutan danau toba yang terbakar kiranya dapat bersumber dari Pemerintah (APBN, APBD), CSR dari Perusahaan Pengguna Jasa Kawasan Danau Toba (TPL, Inalum, dll) bahkan juga dalam bentuk partisipasi masyarakat.

2 tanggapan untuk “Restorasi Pepohonan, Selamatkan Ekosistem Danau Toba”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB