Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Jaga Demo Tolak RUU TNI

- Penulis

Kamis, 20 Maret 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah aparat TNI dan Polri bersiaga di sekitar gedung DPR RI Senayan Jakarta, menjelang rapat paripurna pembahasan rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU)  TNI, Kamis (21/3/2025). Foto: ist

Sejumlah aparat TNI dan Polri bersiaga di sekitar gedung DPR RI Senayan Jakarta, menjelang rapat paripurna pembahasan rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI, Kamis (21/3/2025). Foto: ist

Jakarta-Mediadelegasi:   Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa menolak pengesahan Revisi Undang-undang TNI (RUU TNI) di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (19/3).

Informasi yang dihimpun Mediadelegasi,  sejumlah personel  gabungan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait.

Mereka ditempatkan di sejumlah titik sekitar Gedung DPR RI.

“Dalam rangka pengamanan aksi penyampaian pendapat dari mahasiswa dan beberapa aliansi, kami melibatkan 5.021 personel gabungan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, dalam keterangan tertulisnya.

Ditambahknya,  pengamanan dilakukan untuk mencegah massa aksi masuk ke dalam Gedung DPR  RI.

BACA JUGA:  Front Anti Komunis, Pengawal Pancasila Sumut Berencana Demo Usai Salat Jumat

Sehari sebelumnya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas sempat dihadang mahasiswa   saat melintas di depan Gedung DPR RI, Rabu (19/3).

Menyikapi situasi tersebut, Supratman turun dari mobil dan berdialog dengan massa aksi.

Ia tampak duduk dengan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi mereka terkait RUU TNI.

Supratman menjelaskan, RUU TNI mengedepankan prinsip supremasi sipil.

Ia mengatakan, TNI akan dibatasi hanya boleh menduduki 14 kementerian/lembaga (K/L).

“Kalau mau di luar yang 14 (K/L) yang ditentukan tadi, ya harus pensiun. Artinya, harus jadi orang sipil. Itu kan artinya supremasi sipil,” katanya.

Usai melakukan dialog, Supratman memastikan bahwa tuntutan yang diajukan para mahasiswa itu sudah didengar pemerintah dan DPR RI. D|Red.

BACA JUGA:  Kapolres Labuhanbatu Berikan Penghargaan Kepada Personel

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Adat Papua Laporkan Film “Pesta Babi”, Merasa Dieksploitasi Tanpa Izin
Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, BPIP Undang Mantan Presiden dan Wapres
Langkah Serius DPRD Kaltim: Hak Angket terhadap Gubernur Rudy Mas’ud Resmi Dijadwalkan
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Paparkan Progres Nyata Pembangunan Infrastruktur
Divonis 4 Bulan Penjara, Wakil Gubernur Hellyana Ajukan Banding
Memimpin, Bukan Memanejeri Belajar dari Alex Ferguson dan Michael Moritz untuk Menguatkan Organisasi Kemasyarakatan Berbasis Genealogis di Indonesia
Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:20 WIB

Tokoh Adat Papua Laporkan Film “Pesta Babi”, Merasa Dieksploitasi Tanpa Izin

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, BPIP Undang Mantan Presiden dan Wapres

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:04 WIB

Langkah Serius DPRD Kaltim: Hak Angket terhadap Gubernur Rudy Mas’ud Resmi Dijadwalkan

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:12 WIB

Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:28 WIB

Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Paparkan Progres Nyata Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru