RSUD Pirngadi Gagalkan Kreator Konten Aleh Ambil Foto, Audio, Video di Ruang ICU

Senin, 7 April 2025 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmad Hidayat (kiri) bersama rekannya sesama tim kreator konten Aleh Aleh Khas Medan saat berada di RSUD dr. Pirngadi Medan, Jumat (4/4) malam.  Fot: ist

Rahmad Hidayat (kiri) bersama rekannya sesama tim kreator konten Aleh Aleh Khas Medan saat berada di RSUD dr. Pirngadi Medan, Jumat (4/4) malam. Fot: ist

Medan-Mediadelegasi:  Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Pirngadi Medan membenarkan tidak memberi izin dan telah menggagalkan  tim kreator konten Aleh Aleh Khas Medan saat hendak mengambil foto, audio dan video di ruang Unit perawatan intensif (ICU).

Alasannya,  tindakan siaran langsung dari dalam area rumah sakit, khususnya ruang ICU,  adalah pelanggaran serius terhadap etika dan hukum, karena menyangkut privasi pasien dan ketertiban layanan kesehatan.

Klarifikasi ini disampaikan pihak RSUD Pirngadi menyusul viralnya informasi dugaan kekerasan saat Aleh menjenguk pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ),  Jumat, 4 April 2025 lalu, pada pukul 23.00 WIB.

Menurut Direktur Utama RSUD dr Pirngadi Medan, Suhartono Madjlus, tim konten kreator datang ke RSUD dr Pirngadi dengan tujuan untuk menemui pasien tanpa identitas yang terlibat dalam kecelakaan pada 1 April 2025 lalu.

“Mereka (tim kreator konten Aleh Aleh Khas Medan) ketika itu mengaku ada keluarga yang ingin bertemu dengan pasien tersebut,” ujarnya  dalam keterangan resmi yang dikutip Mediadelegasi, Medan, Minggu (6/4).

BACA JUGA:  Niko Simatupang Pimpin Satma PKN Medan

Setelah memperoleh informasi dari petugas registrasi bahwa pasien dirawat di ruang ICU, mereka mencoba masuk ke ruangan untuk merekam secara langsung.

Perawat jaga yang saat itu bertugas, sempat melarang dan menegur mereka secara sopan agar menghentikan perekaman demi menjaga privasi serta ketenangan pasien.

“Namun,  tim kreator tetap berusaha mencoba masuk. Mereka ditolak oleh petugas ICU karena kehadiran mereka jam setengah 12 malam tersebut dapat mengganggu ketenangan pasien yang sedang dirawat di ruang intensif,”  kata Suhartono.

Meskipun sudah diingatkan untuk datang keesokan harinya, tim kreator tetap memaksa untuk melakukan perekaman, bahkan dengan kamera yang sudah dalam posisi live.

Keadaan ini memicu ketegangan hingga petugas mengancam untuk memanggil polisi.

Setelah gagal masuk ke ruang ICU, lanjutnya, tim kreator beralih ke halaman IGD, di mana keributan kembali terjadi.

BACA JUGA:  Hari Pertama Sekolah, Wali Kota Medan Tinjau Dua SD Negeri

Akibatnya, beberapa keluarga pasien lain yang sedang berobat merasa terganggu dan melampiaskan kemarahan mereka terhadap tim kreator konten, hingga memicu insiden viral tersebut.

RSUD dr Pirngadi Medan menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan di lingkungan rumah sakit.

“Kami mengingatkan para konten kreator untuk menghormati jam kunjungan dan memahami bahwa ada hal-hal tertentu yang tidak dapat dipublikasikan demi menjaga kerahasiaan pasien,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suhartono menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak Humas rumah sakit sebelum melakukan kunjungan agar dapat diberikan pendampingan yang sesuai dan tidak melanggar peraturan yang ada.

“Kami berharap suasana di rumah sakit ini dapat tetap tenang dan nyaman untuk pasien serta keluarga yang sedang berobat,” tambahnya.

Pihak RSUD Pirngadi Medan juga membantah adanya aksi pencekikan oleh petugas keamanan terhadap konten kreator Medan, Rahmat Hidayat atau yang akrab disapa Aleh.  D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasBacai.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Berita Terbaru