Sarat Kejanggalan, KAHMI Deliserdang Desak Menag Batalkan

Jumat, 19 November 2021 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mansyur Hidayat Pasaribu. Foto: D|Ist

Mansyur Hidayat Pasaribu. Foto: D|Ist

Penjelasan Korban

Redaksi Mediadelegasi terus menerima kiriman informasi dari sejumlah korban sarat kejanggalan proses rekrutmen Cados UIN Sumut.

Ahmad Bulyan misalnya. Salah seorang peserta yang gagal menjadi Cados Non PNS UIN Sumut menulis, setelah selesai dilaksanakannya ujian tahap awal TKD oleh seleksi Tim Independen menyisakan banyak pertanyaan.

Ujian yang dilaksanakan secara daring tersebut tidak sesuai dengan jadwal. Soal ujian yang tidak masuk akal berjumlah 381 soal. Kemudian tidak adanya passing grade kelulusan. “Artinya kita tidak tahu apakah kita lulus atau tidak karena kita peserta tidak mengetahui berapa perolehan nilainya,” kata Ahmad.

Selanjutnya, dalam waktu 1×24 jam sudah diketahui hasil ujian, padahal lembar dan pemeriksaan ujian secara manual dengan  jumlah peserta ujian 1.614 orang peserta. “Ini pekerjaan di luar nalar manusia normal. Mustahil pemeriksaan lembar jawaban secara manual sebegitu banyak dalam waktu singkat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Keberangkatan Saudia Airlines di Bandara Kualanamu Lancar

Paling membingungkan, ungkapnya, yang menyampaikan kata sambutan sebelum dimulainya ujian adalah Rektor UMA, padahal yang membuka Lowongan Calon Dosen BLU adalah UINSU dan y Rektornya Prof Dr H Syahrin Harahap MA.

Jelas, katanya, dia secara pribadi dan sebagai alumni kecewa dengan sistem perekrutan ujian calon dosen BLU UINSU ini. “Slogan UINSU yang digadang-gadangkan hari ini menggambarkan kondisinya yakni UINSU KITA, jadi kalau tidak punya kerabat dan kawan dekat jangan pernah berharap untuk menjadi bagian dari UINSU,” tulis Ahmad. D|Red-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?
Dinas Perkimtan Deli Serdang Disorot: SiLPA Rp30,7 Miliar & Anggaran Langganan Media Dinilai Janggal
Kecelakaan Maut KA Putri Deli Tabrak Truk di Serdang Bedagai, Sopir Tewas & Kereta Anjlok
Diduga Bangunan BUMDes Mekar Sari Serobot Lahan Kelompok Tani
Kreatif! Mahasiswa UNIMED Olah Daun Kelor Jadi Donat
Rapat APBD Dinas Cikataru Deliserdang Alot: SILPA Rp45 Miliar & Penyertaan Modal Rp100 M Tanpa Perda Mengancam Opini BPK
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Tabrakan Beruntun Terjadi Di Sibolangit, Sejumlah Korban Diduga Terjepit, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Dinas Perkimtan Deli Serdang Disorot: SiLPA Rp30,7 Miliar & Anggaran Langganan Media Dinilai Janggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Kecelakaan Maut KA Putri Deli Tabrak Truk di Serdang Bedagai, Sopir Tewas & Kereta Anjlok

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Diduga Bangunan BUMDes Mekar Sari Serobot Lahan Kelompok Tani

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:13 WIB

Kreatif! Mahasiswa UNIMED Olah Daun Kelor Jadi Donat

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB