Sekolah Gratis Dimulai Dari Nias: Komitmen Gubsu Majukan Daerah Tertinggal

Rabu, 19 November 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stefanus Gulo. (Foto:Ist)

Stefanus Gulo. (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Selama ini, Kepulauan Nias menjadi daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Sumatera Utara. Pendidikan dinilai sebagai salahsatu jalan keluar dari persoalan tersebut. Maka, langkah Gubsu Bobby Nasution menjalankan program sekolah gratis SMA/SMK yang dimulai dari Nias, merupakan keputusan tepat.

Demikian disampaikan tokoh pemuda Nias, Stefanus Verona Gulo, Rabu 19/11/2025 menanggapi program unggulan bersekolah gratis (PUBG) yang diinisiasi Gubernur Bobby Nasution.

PUBG merupakan bagian dari Program Terbaik Hasil Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution untuk memastikan seluruh anak usia sekolah dapat mengakses pendidikan menengah SMA/SMK/SLB Negeri tanpa dipungut biaya SPP.

Tahun depan, sekolah gratis akan diterapkan untuk 41.876 siswa di Kepulauan Nias dengan mengalokasikan anggaran Rp21,48 miliar per semester.

“Ini wajib kita dukung dan diapresiasi karena program ini sangat tepat dimulai di Nias sebab PUBG akan membantu para orang tua SMP yang anaknya melanjutkan ke jenjang SMA/SMK dengan gratis,” ujar Stefanus Gulo.

BACA JUGA:  Kadis LHK Sumut Diadukan ke Gubsu dan Inspektorat

Wakil Bendahara KNPI Sumut itu menilai memulai sekolah gratis di Nias merupakan wujud komitmen Gubsu memajukan daerah tertinggal di Sumut.

Alumni FISIP Universitas HKBP Nommensen itu itu pendidikan merupakan jalan terbaik untuk keluar dari ketertinggalan sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh dalam memingkatkan kualitas hidup ataupun meningkatkan sumber daya manusianya,” kata Stefanus.

Untuk itu, Stefanus mendorong Pemda di Kepulauan Nias bisa mengikuti ritme kerja kolaboratif Gubsu Bobby. Sebab faktor penyebab ketertinggalan di Nias harus dientaskan secara kolaborasi yang baik antara Bupati/Walikota dengan Gubernur dan pemerintah pusat.

“Faktor penyebab daerah tertinggal itu bukan soal pendidikan saja. Ada kondisi geografis, faktor produktivitas pengelolaan sumber daya alam, faktor demografi dan tenaga kerja, faktor kebijakan pemerintah daerah serta faktor investasi pemerintah daerah. Ini harus dientaskan bupati/walikota di Kepulauan Nias,” ujar Stefanus.

BACA JUGA:  Erni Ariyanti Sitorus Temui Massa Aksi BEM USU di DPRD Sumut, Terima Sembilan Tuntutan Mahasiswa

Dia juga menggarisbawahi program sekolah gratis ini menjadi momentum bagi Sumut mewujudkan kesetaraan pendidikan.

“Ini momentum yang baik untuk kesetaraan hak pendidikan bagi warga Sumut,” tukas Stefanus.

Selain Kepulauan Nias, program PUBG akan dilanjutkan ke zona lain secara bertahap dengan rincian anggaran per semester, Zona Pantai Barat Rp23,461 miliar, Zona Dataran Tinggi Rp58,712 miliar, Zona Pantai Timur Rp98,763 miliar.

Seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut ditargetkan bebas pungutan biaya pendidikan pada tahun 2029.D|Red.

 

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Sumut Tegaskan Gedung Baru Tahap I Selesai 100 Persen, Usulan Tahap II Masih Menunggu Keputusan Kejagung
PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp50 Miliar Selama Satu Bulan
Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja
Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik
Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat
Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut, Gantikan Brigjen Sonny Irawan
Diskominfo Sumut Gelar Coaching Clinic SP4N Lapor, Kecepatan Respons Aduan Jadi Fokus Utama Perbaikan
Realisasi PAD Sumut Tembus 50 Persen Lebih Awal, Capai Rp3,5 Triliun Hingga Akhir Juli 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Kejati Sumut Tegaskan Gedung Baru Tahap I Selesai 100 Persen, Usulan Tahap II Masih Menunggu Keputusan Kejagung

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:57 WIB

PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp50 Miliar Selama Satu Bulan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat

Berita Terbaru