Selebgram Medan Ratu Entok Didakwa Langgar Undang-Undang ITE

Selasa, 31 Desember 2024 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa Ratu Entok ketika mendengarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa di Pengadilan Negeri Medan, Senin (30/12). Foto: ist

Terdakwa Ratu Entok ketika mendengarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa di Pengadilan Negeri Medan, Senin (30/12). Foto: ist

Medan-Mediadelegasi:  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mendakwa Irfan Satria Putra Lubis (40), atau lebih dikenal dengan selebgram Ratu Thalisa alias Ratu Entok (40), melakukan tindak pidana dengan menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial dan penodaan agama.

“Terdakwa didakwa melanggar Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE,” ujar JPU Erning Kosasih di ruang sidang Cakra VIII, Pengadilan Negeri Medan, Senin (30/12).

Selain itu, lanjut dia, terdakwa juga didakwa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan pada pokoknya bersifat permusuhan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

“Terdakwa juga didakwa melanggar Pasal 156a KUHPidana, sebagaimana dakwaan kedua,” ujar dia.

BACA JUGA:  Ratu Entok Divonis 34 Bulan Penjara, Penodaan Agama

JPU Erning Kosasih dalam surat dakwaan menyebutkan, penistaan agama yang dilakukan terdakwa terdakwa terjadi pada Rabu (2/10), saat itu terdakwa sedang melakukan siaran langsung di media sosial melalui akun TikTok pribadinya.

“Pada siaran langsung itu, terdakwa memperlihatkan foto Yesus merupakan Tuhan bagi umat Kristiani seraya menyuruhnya untuk memotong rambut supaya tidak menyerupai perempuan,” ujar dia.

Adapun kata-kata yang diucapkan terdakwa saat siaran langsung, yakni “hemmmmm….. biksu kali ah ! Horgggg…..eh!!!! kau cukur, hei kau cukur rambut kau ya, jangan sampai kau menyerupai perempuan, kau cukur, dicukur biar jadi kayak bapak dia, dicukur, kalau laki-laki harus dicukur botak, dicukur, cepak, biar kayak ini kau, apa renaldo de capro, ya dicukur, cukur oii cukur, oi cukur”.

 

“Atas postingan terdakwa membuat kegaduhan semua umat kristen dan akan berdampak pada pecahnya persatuan dan kesatuan serta kerukunan umat beragama,” kata Erning Kosasih.

BACA JUGA:  Tujuh Personel Polrestabes Medan Jalani Patsus Imbas Tewasnya Budianto Sitepu

 

Selain itu, seluruh masyarakat beragama Kristen merasa terdakwa telah menyebarkan rasa kebencian bersifat permusuhan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

 

“Sehingga, sejumlah masyarakat beragama Kristen membuat laporan ke Polda Sumut pada tanggal 04 Oktober 2024 guna diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.

Setelah mendengarkan pembacaan surat dakwaan, terdakwa Ratu Entok merasa keberatan atas dakwaan JPU Kejati Sumut dan mengajukan nota keberatan atau eksepsi.

 

Selanjutnya, Hakim Ketua Achmad Ukayat menunda dan melanjutkan persidangan pada Kamis, 2 Januari 2025 dengan agenda nota pembelaan.

“Sidang ditunda dan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda eksepsi dari terdakwa melalui penasehat hukumnya,” ujar Achmad Ukayat. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Berita Terbaru

Sidang kasus dugaan fitnah ijazah Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:42 WIB

Polisi menangkap oknum ustaz yang diduga mencabuli santriwati di Kabupaten Siak, Riau. Foto: Ist.

Nasional

Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:04 WIB

Sidang perdana kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:44 WIB

Alustadz Rahmat Agus Darmawan Siregar (foto kiri) di hadapan jamaah tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Dusun Sinarbulan, Labusel, Rabu (16/9). Foto: maruli

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Mengupas Rahasia Sepertiga Malam di Balik Kelahiran Rasulullah

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:49 WIB