Setelah Dua Dekade Direstorasi, Makam Firaun Amenhotep III di Lembah Para Raja Kembali Dibuka untuk Umum

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan mengunjungi makam Firaun Kerajaan Baru Amenhotep III di Lembah Para Raja di Tepi Barat Luxor, Mesir, pada 4 Oktober 2025. Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir pada hari Sabtu membuka makam Firaun Kerajaan Baru Amenhotep III di Lembah Para Raja untuk pengunjung, setelah lebih dari dua dekade restorasi. (dok. Xinhua/Ahmed Gomaa)

Wisatawan mengunjungi makam Firaun Kerajaan Baru Amenhotep III di Lembah Para Raja di Tepi Barat Luxor, Mesir, pada 4 Oktober 2025. Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir pada hari Sabtu membuka makam Firaun Kerajaan Baru Amenhotep III di Lembah Para Raja untuk pengunjung, setelah lebih dari dua dekade restorasi. (dok. Xinhua/Ahmed Gomaa)

Medan-Mediadelegasi: Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir kembali membuka makam Firaun Amenhotep III yang berlokasi di Lembah Para Raja pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Situs bersejarah ini ditutup untuk umum selama lebih dari dua dekade untuk menjalani proses restorasi yang menyeluruh.

Makam Amenhotep III, yang memerintah Mesir lebih dari 3500 tahun lalu, terletak di sisi barat nekropolis yang terkenal. Otoritas purbakala Mesir mengatakan bahwa makam ini pertama kali ditemukan pada tahun 1799, namun kemudian dijarah, termasuk sarkofagusnya.

Mohamed Ismail Khaled, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala Mesir, menggambarkan makam tersebut sebagai “salah satu yang paling penting dan terkemuka” di Lembah Para Raja. Ia juga menambahkan bahwa pembukaan kembali makam ini akan menjadi “tambahan yang sangat baik” bagi sektor pariwisata budaya Mesir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek restorasi makam ini melibatkan para ahli dari Mesir, Italia, dan Jepang, yang berfokus pada pelestarian lukisan dinding makam yang rumit. “Makam ini terkenal dengan dekorasinya yang unik dan prasasti berwarna yang menggambarkan adegan religius dan simbolis perjalanan raja di akhirat,” ujar Ismail.

Proyek restorasi tersebut berlangsung dalam tiga tahap, yakni 2001-2004, 2010-2012, dan 2023-2024. Menurut Ismail, desain makam yang rumit dan dekorasinya yang semarak menggambarkan kemakmuran seni dan budaya Kerajaan Baru masa itu.

BACA JUGA:  UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia, Pengabdianmu Tak Akan Hilang

Ismail menyebutkan bahwa makam tersebut berisi bingkai kotak sarkofagus yang dicuri, dengan tutupnya masih berada di tempatnya semula. Makam ini berawal dari lorong menurun sepanjang 35 meter dan sedalam 14 meter di bawah Lembah Para Raja.

Jalan setapak ini mencakup ruang pemakaman utama untuk raja, dan dua ruang lainnya untuk istri-istrinya, Ratu Tiye dan Sitamun. Tidak seperti makam kuno lainnya di lembah tersebut, makam ini tidak didekorasi sepenuhnya, kata Ismail.

Lukisan-lukisan di dalamnya menggambarkan Amenhotep III bersama sekelompok dewa Mesir kuno, dan ruang pemakaman tersebut berisi prasasti adegan-adegan dari Kitab Orang Mati, kumpulan mantra yang bertujuan mengarahkan orang mati melewati dunia bawah di Mesir kuno.

Amenhotep III naik takhta saat remaja setelah kematian ayahnya, Thutmose IV. Salah satu firaun terkemuka dari Dinasti ke-18 Mesir kuno itu memerintah antara 1550 SM hingga 1292 SM. Masa pemerintahannya yang hampir 40 tahun dianggap sebagai masa keemasan perdamaian dan kemakmuran, dengan ia lebih banyak tinggal di Thebes daripada di ibu kota tradisionalnya, Memphis.

Selama Dinasti ke-21, muminya, bersama dengan mumi kerajaan lainnya, dipindahkan ke Royal Mummies Cache, yang kemudian ditemukan di makam Amenhotep II pada 1898. Saat ini, jenazahnya disimpan di Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo. Mumi yang rusak parah ini dipamerkan di museum bersama 16 mumi lain dari 17 raja dan ratu Mesir kuno.

BACA JUGA:  Iran Buka Wilayah Udara Timur Demi Jalur Internasional

Pembukaan kembali makam ini dilakukan kurang dari sebulan sebelum peresmian resmi Museum Agung Mesir di dekat Piramida Giza, yang dijadwalkan dibuka pada 1 November 2025.

Selain pembukaan kembali makam Amenhotep III, Mesir juga tengah melakukan proyek renovasi Piramida Giza senilai 51 juta dolar AS. Pengerjaannya dipimpin Orascom Pyramids Entertainment Services Company.

Salah satu langkah penting dalam proyek ini adalah pembukaan titik akses baru di Fayoum Highway, menggantikan pintu masuk bersejarah yang sering mengalami kemacetan. Namun, perubahan ini menuai protes dari operator tur berkuda dan unta yang merasa relokasi ke zona parkir baru akan merugikan bisnis mereka.

Pendiri Orascom Telecom Holding, Naguib Sawiris, menanggapi protes tersebut dengan tegas. Dalam sebuah pernyataan di media sosial, ia menyebut, “Kesejahteraan masyarakat dan pelestarian situs lebih penting daripada kepentingan pribadi para pedagang.”

Dengan pembukaan kembali makam Amenhotep III dan proyek renovasi Piramida Giza, Mesir berharap dapat menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan sektor pariwisata budaya mereka. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang Gegara Dukung Iran Lawan AS dan Israel
Lebanon Tegaskan Gencatan Senjata Syarat Mutlak Negosiasi dengan Israel
Pelaku Serangan Acara Trump Targetkan Presiden dan Pejabat AS, Bawa 2 Senjata Api
UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia, Pengabdianmu Tak Akan Hilang
Sekjen PBB Mendesak Israel Hentikan Serangan usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Gelombang PHK Besar-besaran: Meta Potong 8.000 Karyawan, Ganti dengan AI
Perang Blokade Memanas: AS Tutup Selat Hormuz, Iran Balas dengan Larangan Serupa
Trump Umumkan Perpanjangan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Selama 3 Minggu

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:45 WIB

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang Gegara Dukung Iran Lawan AS dan Israel

Selasa, 28 April 2026 - 11:44 WIB

Lebanon Tegaskan Gencatan Senjata Syarat Mutlak Negosiasi dengan Israel

Senin, 27 April 2026 - 13:39 WIB

Pelaku Serangan Acara Trump Targetkan Presiden dan Pejabat AS, Bawa 2 Senjata Api

Senin, 27 April 2026 - 11:46 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia, Pengabdianmu Tak Akan Hilang

Sabtu, 25 April 2026 - 11:16 WIB

Sekjen PBB Mendesak Israel Hentikan Serangan usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Berita Terbaru