Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi

Spektrum Letusan Semeru
Gunung Semeru erupsi 9 kali beruntun, Sabtu pagi (4/4/2026). Foto: Ist.

Secara keseluruhan, dalam kurun waktu enam jam sejak tengah malam hingga pukul 06.00 WIB, alat pemantau mencatat sedikitnya 17 kali gempa letusan. Durasi tiap letusan berkisar antara 56 hingga 112 detik.

Melihat kondisi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau PVMBG kembali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi zona bahaya yang telah ditetapkan.

Saat ini status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Dalam status ini, masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara dalam radius 13 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, warga juga diminta menjauhi sempadan sungai dengan jarak minimal 500 meter dari tepi aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Wilayah seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat berpotensi dilalui aliran awan panas maupun lahar.

Pemerintah daerah bersama petugas penanggulangan bencana terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun siaga. Warga diminta selalu mengikuti arahan petugas karena kondisi cuaca dan curah hujan dapat memicu potensi lahar dingin di kawasan aliran sungai sekitar gunung. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Pos terkait