Sinyal Darurat Garuda, Panglima TNI Hubungi Prajurit Lebanon

Sabtu, 4 April 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat menyapa prajurit TNI di Lebanon. (Dok. Instagram @91agussubiyanto)

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat menyapa prajurit TNI di Lebanon. (Dok. Instagram @91agussubiyanto)

Jakarta-Mediadelegasi: Panglima Agus Subiyanto langsung menghubungi prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon setelah kabar gugurnya tiga personel TNI dalam insiden yang terjadi di wilayah penugasan. Sinyal Darurat Garuda ini menjadi bentuk perhatian langsung pimpinan TNI terhadap kondisi pasukan di lapangan.

“Jaga moral prajurit yang ada di sana, tetap melaksanakan pengamanan intern, masuk ke bunker-bunker dan tidak ada kegiatan yang lagi keluar,” kata Agus kepada prajurit dalam video yang dilihat pada media sosial pribadinya @91agussubiyanto, Sabtu (4/4/2026).

Sinyal Darurat Garuda untuk Pasukan Perdamaian Indonesia

Komunikasi tersebut dilakukan melalui sambungan telepon dan video call. Panglima TNI memastikan kondisi prajurit yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon tetap terkendali setelah insiden yang menimbulkan korban jiwa.

Tiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut adalah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Ketiganya dinyatakan meninggal dunia saat menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian.

BACA JUGA:  20 Warga Meninggal dalam Sebulan, Menteri HAM: Konflik Papua Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi

Selain korban meninggal dunia, insiden tersebut juga menyebabkan lima prajurit lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka kini dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan yang berada di wilayah misi.

Dalam percakapan dengan prajurit, Panglima TNI memberikan sejumlah instruksi penting terkait pengamanan internal. Ia menekankan agar seluruh personel meningkatkan kewaspadaan di tengah situasi yang masih sensitif.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/spektrum-letusan-semeru-sembilan-erupsi-beruntun-sabtu-pagi/

Panglima meminta prajurit untuk tetap berada di area yang telah ditentukan dan tidak melakukan aktivitas di luar zona pengamanan. Ia juga memerintahkan seluruh personel untuk memanfaatkan bunker sebagai perlindungan sementara.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur keamanan yang harus diterapkan dalam situasi darurat. Upaya itu bertujuan meminimalkan risiko bagi prajurit yang sedang menjalankan tugas negara di wilayah konflik.

Selain memberikan instruksi keamanan, Panglima TNI juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh prajurit. Ia meminta mereka tetap menjaga semangat dan solidaritas meskipun berada dalam situasi sulit.

BACA JUGA:  Nama Mufli Budi Ananda Jadi Sorotan: Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Komandan Satgas TNI yang berada di Lebanon menyampaikan kesiapan pasukan untuk melaksanakan seluruh arahan pimpinan. Ia juga memastikan kondisi prajurit secara umum masih terkendali.

Panglima TNI menegaskan bahwa keselamatan prajurit merupakan prioritas utama dalam setiap misi yang dijalankan. TNI terus memantau perkembangan situasi di wilayah penugasan secara intensif.

Ia juga menyampaikan doa agar seluruh prajurit yang sedang bertugas selalu diberikan perlindungan serta kekuatan dalam menjalankan amanah negara. Panglima berharap para prajurit tetap tegar menjalankan misi perdamaian dunia.

Menutup komunikasi tersebut, Panglima TNI menyampaikan salam khas kepada seluruh prajurit Garuda yang sedang bertugas di Lebanon. Seruan semangat itu dijawab dengan kompak oleh para prajurit sebagai simbol kesiapan mereka melanjutkan tugas negara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM UI Dihadang Polisi di Jalan Sudirman, Massa Sampaikan Orasi dari Mobil Komando
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.095 Triliun per Kuartal II-2026, Struktur Dinilai Tetap Sehat
Puluhan Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Merembet Karena Parkir Terlalu Rapat
DPR Resmi Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman RI Gantikan Hery Susanto
Yaqut Cholil Qoumas Hadapi Sidang Perlawanan Meski Kurang Sehat, Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar
Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Bawa Flare & Bahan Bom Molotov Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI
Kemnaker: Semangat HUT ke-81 RI Dorong Penguatan SDM dan Perluasan Kesempatan Kerja
BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:42 WIB

BEM UI Dihadang Polisi di Jalan Sudirman, Massa Sampaikan Orasi dari Mobil Komando

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.095 Triliun per Kuartal II-2026, Struktur Dinilai Tetap Sehat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Puluhan Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Merembet Karena Parkir Terlalu Rapat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

DPR Resmi Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman RI Gantikan Hery Susanto

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Bawa Flare & Bahan Bom Molotov Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB