Ia juga mengimbau camat dan perangkat desa untuk aktif menyosialisasikan rencana tersebut kepada warga. Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu masyarakat memahami bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari upaya penanganan bencana demi keselamatan bersama.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan proses sosialisasi kepada warga terdampak. Sebagian besar masyarakat, baik dari wilayah hulu maupun hilir, disebut telah menerima rencana pembangunan tersebut.
Meski demikian, Mahmud mengakui masih ada beberapa pemilik lahan yang dalam tahap komunikasi untuk mencapai kesepakatan. Pemerintah daerah, katanya, terus mengedepankan dialog agar seluruh proses berjalan kondusif.
Setelah meninjau Kecamatan Tukka, Gubernur bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Sorkam untuk melihat kondisi tanggul dan bendungan yang rusak akibat banjir bandang pada November lalu. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur pengendali banjir di wilayah Tapanuli Tengah.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Gubernur berbuka puasa bersama warga terdampak di Kelurahan Sorkam dan melaksanakan Salat Tarawih berjamaah. Momentum itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi serta bentuk empati pemerintah terhadap masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana. D|Red-Hendra.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







