Tingkatkan Penyerapan Kerja, Menaker Yassierli Genjot Pelatihan Vokasi yang Link and Match

Kamis, 30 April 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (tengah) dalam kegiatan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Rabu (29/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menaker menekankan pentingnya penguatan pelatihan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Foto: Ist.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (tengah) dalam kegiatan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Rabu (29/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menaker menekankan pentingnya penguatan pelatihan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Foto: Ist.

Serang-Mediadelegasi: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan bahwa penguatan sektor pelatihan vokasi menjadi kunci utama dalam upaya tingkatkan penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Strategi ini difokuskan pada penyelarasan atau link and match antara kompetensi yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan riil yang diminta oleh dunia industri.

“Di antara tantangan kita saat ini adalah masih terdapat kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan industri. Hal ini perlu dijembatani melalui pelatihan vokasi yang berkualitas,” ujar Menaker Yassierli saat meninjau langsung kegiatan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Rabu (29/4/2026).

Menaker menekankan bahwa program pelatihan harus terus diperbarui dan diperkuat agar kurikulum dan metodenya selaras sepenuhnya dengan tuntutan pasar kerja. Tujuannya jelas, agar setiap lulusan yang dihasilkan benar-benar siap kerja dan memiliki daya saing tinggi.

Ia juga memberikan arahan khusus kepada para instruktur untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Mereka diminta memastikan setiap peserta tidak hanya hadir, tetapi benar-benar menguasai keterampilan teknis dan non-teknis yang sangat dibutuhkan di dunia usaha saat ini.

BACA JUGA:  Landasan Kebijakan Kerja: Menaker Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Kunci Industri Berdaya Saing

Kabar menggembirakan datang dari capaian kinerja BBPVP Serang sendiri. Data mencatat bahwa tingkat serapan atau penyerapan kerja bagi lulusan pelatihan vokasi di balai ini pada tahun 2025 lalu berhasil mencapai angka 82 persen.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa model pelatihan yang diterapkan selama ini sudah tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan industri. Menaker berharap capaian membanggakan ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.

Dalam kunjungannya tersebut, Menaker tidak hanya melihat dari jauh, tetapi turun langsung meninjau sejumlah workshop pelatihan. Ia memastikan bahwa proses belajar mengajar berjalan sesuai standar dan fasilitas yang tersedia memadai untuk mendukung kompetensi yang diajarkan.

Selain melihat kegiatan belajar, Yassierli juga meninjau pelaksanaan walk in interview. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata upaya pemerintah mempertemukan langsung para pencari kerja dengan perusahaan pengguna tenaga kerja, sehingga proses perekrutan bisa berlangsung lebih cepat dan efektif.

BACA JUGA:  Relawan Prabowo Laporkan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi

Menaker juga menyempatkan waktu berdialog akrab dengan para peserta pelatihan. Ia ingin menyerap aspirasi dan mengetahui pengalaman mereka secara langsung, guna memastikan bahwa program pemerintah ini benar-benar memberikan manfaat nyata dan bekal yang cukup untuk terjun ke dunia kerja.

Salah satu peserta, Mohamad Adam Firdaus (24), mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia yang mengikuti pelatihan Workshop Elektro Mechanical Utility mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang sangat mendukung karirnya.

“Fasilitas di sini mendukung, instruktur juga sangat baik, dan materinya mudah dipahami. Bahkan, ada hal-hal yang belum saya pelajari saat di SMK,” ungkap Adam menceritakan pengalamannya.

Sebagai informasi, BBPVP Serang menyelenggarakan PVN Batch I tahun ini melalui 7 kejuruan utama dengan total 18 program keahlian. Bidang tersebut meliputi Teknik Las, Teknik Listrik, Manufaktur, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bisnis dan Manajemen, Fashion Technology, serta Teknologi Pengolahan Agroindustri, yang semuanya dirancang khusus sesuai permintaan industri. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN
Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi
BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret
Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya
Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG
MK Kabulkan Sebagian Uji Materi MBG: Anggaran Harus Dipisah dari Pos Pendidikan Mulai 2028
Totok Suharyanto Kunjungi Kejagung, Disebut Silaturahmi Meski Bayang Kasus Febrie Adriansyah Membayangi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:30 WIB

BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:42 WIB

Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:44 WIB

Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:36 WIB

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG

Berita Terbaru