Dengan bertambahnya armada baru, CBRE akan memiliki aset yang unik dan bernilai strategis dalam memaksimalkan nilai portofolio dan meningkatkan daya saing dalam bidang industri perkapalan, baik secara domestik maupun internasional.
Armada baru tersebut akan digunakan secara komersial dalam skema kerjasama operasional atau sewa guna usaha dengan mitra strategis yang membutuhkan layanan pendukung kegiatan operasional lepas pantai (offshore).
Layanan tersebut meliputi pemasangan pipa bawah laut (sub pipe lying), operasi pembangkit listrik laut (offshore wind farm support), mobilisasi alat berat, atau pendukung logistik kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi.
CBRE berharap dengan penambahan armada ini, perseroan dapat memperoleh sumber pendapatan baru yang lebih menarik dan keuntungan margin yang lebih tinggi dari penyewaan armada atau aset baru tersebut. Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 27 Oktober 2025 untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana ini. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






