Wacana Tiga Periode Jokowi Presiden, Biarkan Seperti Air Mengalir

Selasa, 15 Maret 2022 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi Senior Partai Golkar Anton Sihombing. Foto: D|Ist

Politisi Senior Partai Golkar Anton Sihombing. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Politisi senior Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Capt DR Anton Sihombing MM MMar, menilai maraknya wacana publik tentang peluang atau jajakan tiga periode bagi Jokowi sebagai Presiden RI, pada dasarnya merupakan aspirasi rakyat dalam negara demokrasi sehingga tidak harus dan tidak perlu dihambat.

“Wacana Presiden tiga periode untuk Jokowi (Presiden RI sekarang) itu kan bagian dari iklim demokrasi berupa aspirasi rakyat. Terlepas dari sejauh mana komposisi yang setuju atau yang tak setuju, nanti kan ada keputusan dan penetapan yang bersifat final konsitusi, kenapa musti dihambat. Biarkanlah mengalir seperti air, kita lihat saja bagaimana nanti di muaranya,” katanya Mediadelegasi Medan, Selasa (15/3).

Melalui sambungan seluler, Anton dari Jakarta mengutarakan hal itu ketika menanggapi ekspos tentang rencana Peringatan 20 Tahun Perjuangan Provinsi Tapanuli yang akan digelar Panitia Pemrakarsa Pembentukan Provinsi Tapanuli (P4T—Panitia Protap) bersama Brigade Serbaguna Taruna Tapanuli (Brigsena Tatap, pimpinan panglima-nya Gelmok Samosir SH MH) dalam waktu dekat ini.

BACA JUGA:  Wali Kota Berharap Masyarakat Memiliki Semangat Kepahlawanan

Anton secara khusus mencontohkan gerakan perjuangan Provinsi Tapanuli pun jangan dihambat oleh siapapun. Selain merupakan hak konstitusi untuk percepatan pembangunan daerah, juga untuk pemerataan kesejahteraan rakyat (Tapanuli).

Soalnya, perjuangan pembentukan Provinsi Tapanuli juga merupakan gerakan histori yang sejatinya harus mengalir seperti air menuju muara pengesahan sebagai daerah otonomi baru (DOB).

Mantan anggota DPR RI (tiga periode) yang kini Dewan Pakar Partai Golkar itu mengatakan, wacana dan aspirasi publik tentang Jokowi tiga periode jadi Presiden, sama dengan aspirasi rakyat Tapanuli yang sudah lama atau 20 tahun lebih memperjuangkan DOB Tapanuli, yang harus diperhatikan oleh negara dan bangsa ini.

“Saat ini, sejumlah komponen anak bangsa dari lembaga dan asosiasi sedang menyusun kajian dan analisis kemungkinan perubahan masa jabatan presiden terkait wacana Jokowi tiga periode (jadi presiden). Kajian awal ini menunjukkan peta perbandingan barisan yang mendukung (pro tiga periode) dengan pihak yang menolak (kontra wacana) tiga periode. Jadi, kita lihat sajalah nanti. Biarkan semua mengalir seperti air,” ujar Anton serius.

BACA JUGA:  Walikota Medan Ikuti Rapat Pengendalian Tindak Lanjut Covid-19

Secara khusus pula Anton mencetuskan harapannya kepada warga atau publik Sumut, khususnya warga Tapanuli (rakyat Batak) yang ada di seluruh Indonesia, untuk menentukan sikap atas wacana tiga periode ini. Soalnya, survei dan fakta selama ini menunjukkan lebih dari 80 persen warga Tapanuli telah menetapkan pilihannya kepada Jokowi selama dua periode Pilpres, baik pada Pilpres 2014 (Jokowi–Jusuf Kalla) dan Pilpres 2019 (Jokowi –Ma’ruf Amin).

Terlepas dari apa dan bagaimana keputiusan negara soal wacana presiden tiga periode tersebut, Anton hahkan berharap  ada gerakan dan ketersentuhan hati Jokowi untuk mengesahkan DOB Provinsi Tapanuli sebelum tiba Pilpres pada 14 Februari 2024 mendatang. D|Red

4 tanggapan untuk “Wacana Tiga Periode Jokowi Presiden, Biarkan Seperti Air Mengalir”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru