“Kami warga ingin direksi PUD itu yang memiliki kualitas untuk membangun Kota Medan. Jangan orang-orang yang dipilih karena kepentingan politik, tapi harus yang profesional,” ujar alumni Fakultas fakultas ilmu sosial dan politik UMSU tersebut.
Selain itu, Hasbi berharap pansel memilih direksi yang mereprestasikan semangat pemuda kota Medan, dengan nilai-nilai inovatif dan kreatif.
“Inovatif dan kreatif itu untuk zaman sekarang suatu kewajiban. Jangan kerja hanya linear saja. Ya tentunya kreatif juga harus menghasilkan PAD bagi Kota Medan, jadi PUD yang dikelola itu untung, tidak merugi lagi,” pungkas Hasbi.
Sebelumnya, Pemko Medan membuka seleksi direksi PUD Kota Medan. Ada tiga BUMD yang membutuhkan direksi baru, yakni PUD Pasar, PUD Pembangunan dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH)
Adapun jabatan direksi yang dibutuhkan di PUD Pasar yakni Direktur Utama, Direktur Pengembangan dan SDM, Direktur administrasi dan Keuangan serta Direktur Operasional.
Selanjutnya untuk PUD Pembangunan, jabatan direksi yang dibutuhkan yakni direktur utama, direktur pengembangan, direktur umum dan keuangan/SDM serta direktur operasi.
Sementara, di PUD RPH, jabatan direksi yang dibutuhkan meliputi direktur utama, direktur pengembangan, direktur umum dan pengembangan/SDM serta direktur operasional.
D|red-12