Youtuber Kodok Medan Ditikam Anak Punk di Pasar Sei Sikambing

- Penulis

Jumat, 12 Maret 2021 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan- Mediadelegasi: Youtuber Kota Medan si Kodok Medan bernama asli Dedi Putra Panjaitan, ditikam kelompok anak punk di Pasar Sei Kambing Medan, Jumat pagi (12/03/2021) sekira pukul 07.00 Wib.

Pengakuan Kodok Medan ketika ditemui Media Delegasi usai melakukan pengobatan di RS Siti Hajar Medan, menjelaskan peristiwa penganiayaan yang dialaminya berawal ketika dirinya usai mengamen bersama para pengamen di seputaran Pasar Sei Sikambing Medan.

“Kami baru aja siap ngamen, tiba-tiba ada tiga anak punk salah satunya dikenal dengan panggilan Bayu, menghampiri mereka dan seketika langsung merampas uang hasil ngamen kami,” tutur Kodok Medan yang viral karena melakukan stand up comedy dihadapan Kapoltabes Mardiaz beberapa tahun lalu.

BACA JUGA:  17 Agustus, Pemko Medan Nyalakan Sirene Serentak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Kodok Medan yang juga pernah bermain dalam film Sang Prawira karya lembaga kepolisian tersebut mengatakan, alasan si Bayu merampas uang hasil mengamen mereka, karena gitar milik Kodok Medan diakui Bayu miliknya. Karena tidak terima uang hasil mengamen dirampas, sempat terjadi perkelahian antara Kodok Medan dan Bayu, namun segera dipisahkan warga dan pedagang Pasar sei Sikambing.

“Saat aku dirangkul warga untuk dipisahkan, tiba-tiba si Bayu mengeluarkan pisau dan mengancam, kemudia langsung menikamku di kepala,” tutur Kodok seraya menunjukkan bekas tikaman yang berada di bagian kepala dekat telinga sebelah kanan.

BACA JUGA:  Garuda Spark Hadir di Medan, Komdigi Pacu Lahirnya Talenta Digital Berkelas Dunia

Selanjutnya, Bayu dan teman-temannya langsung melarikan diri seraya membawa uang hasil mengamen Kodok Medan. Karena kejadian sangat cepat, warga dan pedagang di Pasar Sei Sikambing tidak sempat mengamankan Bayu.

Sedangkan Kodok Medan yang mengalami penikaman dan banyak mengeluarkan darah dibawa ke rumah sakit Siti Hajar untuk menjalani pengobatan.

Atas peristiwa yang dialaminya, Dedi Putra Panjaitan alias Kodok Medan akan membuat laporan ke Polsek Medan Helvetia, karena tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum Polsek Medan Helvetia.  D|Red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal
Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera II Terkait Dugaan Korupsi Rusun Rp64 Miliar
Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional
Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:10 WIB

DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:05 WIB

Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut

Rabu, 29 April 2026 - 15:11 WIB

LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terbaru