13 Orang Tersangka OTT Bupati Tulungagung Tiba di Gedung KPK

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil yang membawa orang-orang yang terjaring OTT di Tulungagung tiba di Gedung KPK, Sabtu (11/4/2026). Foto: Ist.

Mobil yang membawa orang-orang yang terjaring OTT di Tulungagung tiba di Gedung KPK, Sabtu (11/4/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Sebanyak 13 orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Kedatangan mereka menyusul Bupati Gatut yang lebih dulu tiba pada Sabtu (11/4/2026) pagi.

Rombongan 13 Orang Tersangka Tiba di Gedung KPK

Pantauan di lokasi menunjukkan Bupati Gatut Sunu tiba lebih awal. Kemudian, pada pukul 13.46 WIB, 12 orang lainnya menyusul tiba di gedung KPK. Rombongan ini diangkut menggunakan mobil KPK berwarna hitam dan langsung menuju area basement gedung, menghindari sorotan publik di lobi utama.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa ketiga belas orang yang dibawa ke Jakarta terdiri dari Bupati Gatut Sunu, 12 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang lainnya yang identitasnya belum dirinci.

“Ketiga belas orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, yaitu Bupati yang termasuk 12 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang merupakan pihak lainnya,” jelas Budi pada Sabtu (11/4/2026).

BACA JUGA:  KPK Tangkap 10 Orang dalam OTT di Bekasi, Bupati dan Ayahnya Diduga Terlibat

Pemeriksaan Intensif dan Penentuan Status Hukum

Budi menambahkan bahwa para tersangka yang tiba di Jakarta akan langsung menjalani pemeriksaan intensif. KPK akan segera menentukan status hukum dari seluruh pihak yang terlibat dalam OTT ini setelah proses pemeriksaan awal selesai.

“Selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih,” tuturnya, menegaskan langkah selanjutnya dalam penanganan kasus ini.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/ott-bupati-tulungagung-16-orang-diamankan-kpk/

Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama 15 orang lainnya. Selain mengamankan para terduga, KPK juga menyita barang bukti penting.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya penyitaan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Meskipun demikian, jumlah pasti uang yang disita belum dirinci.

BACA JUGA:  Kemkomdigi Blokir Digitaloceanspaces.com Karena Konten Judi Online

“Ada (barang yang dibawa), uang ratusan juta,” ucap Fitroh saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (11/4/2026), mengonfirmasi temuan barang bukti dalam operasi tersebut.

Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati dan 15 orang lainnya tersebut. KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara profesional.

Proses pemeriksaan intensif ini menjadi krusial untuk mengumpulkan bukti-bukti yang cukup sebelum menetapkan tersangka secara resmi.

KPK mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut dan tidak berspekulasi sebelum ada pernyataan resmi dari lembaga.

Keberhasilan OTT ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menegakkan supremasi hukum di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tulungagung. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara
Menkeu Purbaya Jelaskan Konteks Ucapan Prabowo: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global
Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Dini Hari, Mobil Dinas Hancur Tabrak Bak Truk
Meutya Hafid Tegaskan: Pertukaran Data RI-AS Hanya Lingkup Ekosistem Digital, Tak Ada Data Kependudukan
Kampung Narkoba di Samarinda Beroperasi Seperti Kartel, Ada 21 Pengawas Bersenjata
KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji, Pemeriksaan Ditunda
Hari Ini, Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Jalani Sidang Pembacaan Tuntutan Kasus Pemerasan dan Gratifikasi
Kaesang Pangarep Tegaskan Komitmen Kawal Reynaldo Bryan Menjadi Ketua Umum HIPMI

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:41 WIB

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara

Senin, 18 Mei 2026 - 17:02 WIB

Menkeu Purbaya Jelaskan Konteks Ucapan Prabowo: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global

Senin, 18 Mei 2026 - 14:40 WIB

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Dini Hari, Mobil Dinas Hancur Tabrak Bak Truk

Senin, 18 Mei 2026 - 14:11 WIB

Meutya Hafid Tegaskan: Pertukaran Data RI-AS Hanya Lingkup Ekosistem Digital, Tak Ada Data Kependudukan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:19 WIB

Kampung Narkoba di Samarinda Beroperasi Seperti Kartel, Ada 21 Pengawas Bersenjata

Berita Terbaru