Empat Anggota Keluarga Ditemukan Tewas dalam Tenda saat Berkemah di Temanggung

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan wisata Kledung, Temanggung. Foto: Ist.

Kawasan wisata Kledung, Temanggung. Foto: Ist.

Temanggung-Mediadelegasi: Peristiwa tragis terjadi di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, setelah empat orang dalam satu keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam tenda saat berkemah.

Keempat korban diketahui merupakan warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Mereka datang ke lokasi wisata untuk berlibur dan menginap di area camping ground.

Kasat Reskrim Polres Temanggung I Komang Mahendra Deputra membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/5/2026).

Korban masing-masing diketahui berinisial MHM (52), M (43), AEH (17), dan BAH (21). Seluruh korban ditemukan meninggal dunia di dalam tenda yang mereka gunakan untuk berkemah.

Menurut Komang, keluarga tersebut tiba di lokasi wisata pada Selasa malam (26/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah tiba, mereka langsung mendirikan tenda di area camping.

Namun keesokan harinya, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 11.45 WIB, petugas pengelola wisata mendatangi tenda korban untuk mengingatkan waktu checkout karena area perkemahan akan dibersihkan.

BACA JUGA:  Detik-detik Purnabakti Anwar Usman Pingsan di Gedung MK

Saat dipanggil, tidak ada respons dari dalam tenda. Petugas kemudian mencoba kembali memanggil para penghuni tenda, namun tetap tidak mendapat jawaban.

Karena curiga terjadi sesuatu, petugas akhirnya membuka tenda tersebut. Mereka kemudian mendapati keempat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan tubuh yang mulai kaku.

Peristiwa itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tim Identifikasi Polres Temanggung bersama Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah kemudian diterjunkan ke lokasi.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus pemeriksaan awal terhadap jenazah korban guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang dan sampel makanan milik korban untuk diperiksa lebih lanjut di Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah.

BACA JUGA:  Dinamika Memanas: Assoc. Prof. Dr. Baru Sadarun Muncul Sebagai Kandidat Kuat Rektor UHO 2025-2029

Komang mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian para korban karena proses autopsi dan pemeriksaan laboratorium masih berlangsung.

Meski demikian, dari hasil penyelidikan awal ditemukan dugaan bahwa korban mengalami keracunan. Salah satu makanan yang diperiksa petugas yakni hidangan barbeque yang dibawa keluarga tersebut saat berkemah.

Hingga kini, Satreskrim Polres Temanggung telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi untuk mendalami rangkaian kejadian sebelum para korban ditemukan meninggal dunia.

Polisi memastikan proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian empat anggota keluarga tersebut. Setelah proses autopsi selesai, jenazah korban rencananya akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerakan Rakyat Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen Jadi 5%, Desak Dihapus Saja
Brantas Abipraya Tunggak Rp1,5 Triliun ke Subkontraktor, Restitusi Pajak Rp800 Miliar Mandek
KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor
Banjir Bandang Pasaman Terjang Permukiman, 1 Warga Hilang
Pembayaran KDMP Tertunda, Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara
Puluhan Kepala Sekolah Banyuasin Dikabarkan Terjaring OTT Polda Sumsel
Nusron Wahid Tegaskan Kooperatif Usai OTT KPK
KPK Geledah Summarecon Terkait Kasus HGB Bogor
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:30 WIB

Gerakan Rakyat Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen Jadi 5%, Desak Dihapus Saja

Sabtu, 19 September 2026 - 14:25 WIB

Brantas Abipraya Tunggak Rp1,5 Triliun ke Subkontraktor, Restitusi Pajak Rp800 Miliar Mandek

Sabtu, 19 September 2026 - 13:54 WIB

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 September 2026 - 13:17 WIB

Banjir Bandang Pasaman Terjang Permukiman, 1 Warga Hilang

Jumat, 18 September 2026 - 16:29 WIB

Puluhan Kepala Sekolah Banyuasin Dikabarkan Terjaring OTT Polda Sumsel

Berita Terbaru

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus HGB. Foto: Ist.

Nasional

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB

Banjir bandang merendam kawasan permukiman warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akibat luapan sungai setelah hujan deras. Foto: Ist.

Nasional

Banjir Bandang Pasaman Terjang Permukiman, 1 Warga Hilang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:17 WIB