5 Pejabat Pemkab Lamongan Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung

Senin, 7 Juli 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK. (Foto : Ist.)

KPK. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Pemkab Lamongan tahun anggaran 2017-2019. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Pemkab Lamongan pada Senin (7/7/2025).

Lima pejabat yang dipanggil adalah:
– Sigit Hari Mardani: Kassubag Pembinaan dan Advokasi Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Lamongan
– Fitriasih: Kepala Sub Bagian Administrasi Pengelolaan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Lamongan
– Joko Andriyanto: Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Glaga Kabupaten Lamongan
– Arkan Dwi Lestari: Kepala Seksi Bina Konstruksi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Lamongan
– Rahman Yulianto: Staf Sub Bagian Pembinaan Advokasi ULP Kabupaten Lamongan

BACA JUGA:  Kasus Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook: Empat Tersangka Ditetapkan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi pemanggilan ini dan menyatakan bahwa pemeriksaan masih berlangsung. Namun, Budi belum memastikan apakah kelima pejabat tersebut menghadiri pemeriksaan dan belum membeberkan apa yang didalami oleh penyidik.

Pengusutan kasus ini dimulai pada September 2023 lalu, dan KPK telah menggeledah beberapa lokasi, termasuk Kantor Dinas PUPR Kabupaten Lamongan. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi juga telah diperiksa sebagai saksi sebanyak dua kali pada Oktober 2023.

Kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Pemkab Lamongan ini diduga melibatkan proyek yang dijalankan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Lamongan dan disinyalir telah merugikan keuangan negara.

KPK belum mengumumkan nama tersangka yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi ini. Pemeriksaan terhadap lima pejabat Pemkab Lamongan ini diharapkan dapat membantu KPK mengungkap kasus korupsi ini.

BACA JUGA:  Istri Kadis PUPR Sumut Nonaktif Topan Ginting jadi Saksi Kasus Proyek Jalan

Dengan pemeriksaan ini, KPK menunjukkan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus korupsi di Pemkab Lamongan. Masyarakat berharap kasus ini dapat diselesaikan dengan transparan dan akuntabel.

Pemeriksaan terhadap pejabat Pemkab Lamongan ini juga diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pejabat lainnya untuk tidak melakukan tindakan korupsi.

KPK akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga kasus ini tuntas dan pelaku korupsi dapat diadili. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru