Pemko Medan Telah Siapkan Posko Pengawasan Peniadaan Mudik

Rabu, 5 Mei 2021 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Pemko Medan telah mempersiapkan posko-posko pengawasan untuk menjalankan kebijakan peniadaan mudik.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya warga dari luar kota selain kawasan Medan Binjai Deliserdang Karo (Mebidangro) yang tidak mematuhi kebijakan tersebut.

“Pemerintah sudah melarang mudik, namun diperkirakan sebanyak 11 persen masyarakat melanggarnya. Karena itu kita terus melakukan sosialisasi dan pengawasan,” ucap Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M, dalam acara Pulang Kampung Digital yang digelar Detik Network secara virtual, Rabu (5/5).

Dari ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan, Wali Kota didampingi Kadis Perhubungan Iswar Lubis, S.Si.T, M.T., Kadis Komunikasi dan Informatika Medan, Zain Noval, S.STP., M.A.P., dan Plt Kadis Kesehatan, dr.Syamsul Arifin Nasution, Wali Kota menyebutkan, pengawasan ini akan dilakukan secara massif, termasuk dengan memberdayakan 2001 kepala lingkungan di Medan.

Dalam acara tersebut juga disinggung oleh penutupan sementara Kesawan City Walk (KCW).

Wali Kota menyebutkan, penutupan sementara ini dilakukan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan mengantisipasi terjadinya konsentrasi masyarakat di KCW, terutama yang datang dari kawasan Binjai, Deliserdang dan Tanah Karo.

BACA JUGA:  Bawaslu Humbahas Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

Sebab, Pemerintah Provinsi Sumut mengizinkan masyarakat yang bermukim di Medan, Binjai, Deliserdang dan Tanah Karo melaksanakan mudik pada masa larangan mudik berlangsung mulai 6-17 Mei mendatang.

“Penutupan ini bukan karena ada dibilang KCW ada melanggar protokol kesehatan. Kita pastikan, masalah pengamanan protokol kesehatan kita perketat terus. Seluruh pedagang kita vaksin, membuat jarak antar pedagang, pembatasan jam operasional. Kemarin, walau kita dibilang tutup jam 23.00 WIB, tapi jam 20.30 WIB sudah kita tutup pintu masuk ke KCW dan jumlahnya dibatasi tidak boleh lebih dari 350 orang yang masuk,“ kata Wali Kota.

Wali Kota menyebutkan, KCW akan buka kembali setelah Lebaran. Sebab, dia tidak mau terjadi kerumuman karena masyarakat Mebidangro berdatangan.

Ditambah lagi, Wali Kota, Pemko Medan telah diimbau untuk membatasi tempat-tempat wisata yang ada di Kota Medan agar pengunjungnya hanya 50%.

BACA JUGA:  Rektor USU Sambut Baik Upaya KMDT Gelar Seminar SDM Unggul

Acara yang dikemas secara santai dan penuh canda ini dipandu artis asal Medan, antara lain komedian Lolox, Ibeth, dan Ikmal Tobing. Saat ditanya soal tempat wisata di Medan, Wali Kota mengatakan, Medan punya potensi wisata sejarah.

Salah satunya adalah kawasan Kesawan. Saat ini, lanjut Wali Kota, Pemko tengah melakukan pembenahan kawasan tersebut.

“Tahun ini kita akan kembalikan bangunan heritage yang telah diubah kembali pada bentuk yang semula. Dan kita terus sosialisasikan agar pemilik tidak mengubah bentuk bangunannya,” ucap Wali Kota seraya mengatakan, pembayaran parkir di kawasan itu dilakukan secara cashless.

Di akhir acara, Wali Kota mengatakan, pulang kampung memang merupakan tradisi, namun bukanlah kewajiban, apalagi di kondisi pandemi saat ini.

Dia mengatakan, yang terpenting adalah saling memaafkan. Selain itu, silaturahmi juga dapat dilakukan secara virtual. “Ayo, kita jaga kesehatan, laksanakan prokes. Jadikan pelajaran kejadian di negara sahabat India,” ungkap Wali Kota. D|Med-Gur|ril.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB