Sandiaga Apresiasi Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak

Senin, 5 Juli 2021 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom membuka Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom membuka Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak

Samosir – Mediadelegasi: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak dan meresmikan Situs Parhutaan Ompung Tuan Sorimangaraja yang berlangsung 5-7 Juli 2021.

Sandiaga menyampaikan hal itu melalui zoom dari kantornya di Jakarta, sekaligus penandatanganan Prasasti Situs Tuan Sorimangaraja oleh Bupati Samosir, Unsur Forkopimda, Pastor dan Komunitas Rumahela, Senin (5/7/2021).

Menurutnya, situs ini akan menjadi destinasi wisata baru di Kawasan Danau Toba dan juga menjadi wisata leluhur bangsa batak.

Sandiaga berharap akan banyak pengembangan situs-situs bersejarah di Tanah Batak sebagai penghargaan dan edukasi bagi generasi muda, sekaligus untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat sekitar.

Sementara Bupati Samosir Vandiko T. Gultom membuka Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak dan meresmikan Situs Parhutaan Ompung Tuan Sorimangaraja, di Sijambur Mulatoppa, Pusuk Buhit, Kecamatan Pangururan, menjelaskan, Festival wisata edukasi ini diinisiasi oleh Komunitas Rumahela, yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya leluhur batak dan situs-situs bersejarah batak melalui titik nol peradaban bangsa batak yang berada di Pusuk Buhit Samosir.

BACA JUGA:  Digrebek Warga, Komplotan Penyadap Pinus Kedapatan Pakai Topi Polisi

Kegiatan ini mengambil tema “Manjou Mulak Mata Mual”, Bupati Samosir mengucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas budaya dan penyelenggaran festival wisata edukasi yang telah bersinergi dalam pemajuan kebudayaan di Kabupaten Samosir yang dikenal sebagai titik nol peradaban bangso batak.

Dia juga menyampaikan untuk mewujudkan lingkaran Gunung Pusuk Buhit menjadi titik nol peradaban batak dan sebagai wisata budaya internasional yang melestarikan adat istiadat, perlu adanya kerja sama dari seluruh stakeholder sebagai bentuk cinta dan kebanggaan terhadap budaya batak.

Bupati mengajak seluruh putra/putri bangso batak untuk menjadi corong dalam Pusuk Buhit dan Samosir, dengan melakukan penanaman endemik pohon konservasi yang memberi mata air kehidupan.

BACA JUGA:  USU Apresiasi Ratusan Mahasiswa Berprestasi Nasional dan Internasional

“Melalui tema ‘Manjou Mulak Mata Mual’ saya mengajak dengan hati kepada semua bangso batak yang berjumlah lebih kurang 6 juta orang di seluruh penjuru dunia, mari kita bangun kampung leluhur kita ini menjadi pusat peradaban sebagai titik nol peradaban bangso batak,” jelasnya.

Anggota DPR RI yang juga sebagai Pembina Komunitas Rumahela Hinca I.P Panjaitan XIII menyampaikan bahwa Komunitas Rumahela dibangun oleh orang-orang yang mencintai budaya batak.

Hinca juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir, Unsur TNI/Polri, BPODT, Gereja dan seluruh masyarakat Samosir. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai budaya batak dan melestarikan lingkungan. D|Red-18

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:08 WIB

PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB