Tinjau Lokasi Isoter Bersama Wakapolri, Bobby Nasution: Kita Ingin Hukum Virusnya!

Selasa, 3 Agustus 2021 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Wali Kota Medan Bobby Nasution tinjau Lokasi isoter bekas Hotel Soechi

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Wali Kota Medan Bobby Nasution tinjau Lokasi isoter bekas Hotel Soechi

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan pihaknya terus mengevaluasi pelaksanaan PPKM Level 4 di Kota Medan. Kabarnya ada opsi untuk mengurangi penyekatan di inti Kota Medan.

Hal itu diutarakan Bobby Nasution saat mendamping Wakapolri meninjau Eks Hotel Soechi sebagai wadah Isolasi Terpadu bagi Warga Medan Selasa (3/8/2021).

Seperti diketahui, pemerintah pusat telah memutuskan PPKM Level 4 dilanjutkan hingga 9 Agustus mendatang. Lantas bagaimana di Kota Medan?

Bobby menjelaskan saat ini pihaknya lebih mengutamakan penyekatan di perbatasan Binjai dan Deliserdang. “Saya akan cek update terbaru dari E-Mendagri nanti akan kami segera koordinasikan. Tapi setelah kami musyawarah dengan Kapolres, penyekatan di dalam kota akan kita kurangi secara bertahap,” terang Bobby Nasution usai meninjau Eks Hotel Soechi bersama Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

BACA JUGA:  Bobby Nasution: Kami Kerja Satu Periode, Bukan 100 Hari

Pengurangan itu bukan lantaran efektivitas PPKM Level 4 di Kota Medan minim, melainkan mengikut aturan yang sudah sedikit dilongkarkan bagi masyarakat. Misalnya masyarakat sudah boleh makan di tempat atau dine in di restoran dengan batasan waktu sekitar 20 menit.

“Dari 40 penyekatan kurang lebih memang kita lakukan dan personil kurang. Namun kita lakukan yustisi di lapangan dan beri hukuman kepada virusnya bukan orangnya ya. Yang melanggar PPKM kedapatan kita rapid tes antige, kalau reaktif kita karantina di tempat Isolasi Terpadu (Isoter)” papar Bobby.

Di lokasi Isoter Eks Hotel Soechi sendiri saat ini telah diisi sekitar 51 warga. Namun dalam beberapa hari lalu delapan warga dipulangkan karena dalam kondisi sudah sehat. “Tapi ada juga beberapa yang kita beri rekomendasi agar dirawat di rumah sakit karena kondisi menuju berat dan faktor usia,” lanjut Menantu Presiden Jokowi itu.

BACA JUGA:  Masyarakat Bijak Harus dalam Membuka Lahan Perkebunan

Sampai saat ini tak ada persyaratan tertentu agar warga Medan dirawat di Isoter Eks Hotel Soechi dan seluruh pelayanan gratis. “Tapi yang paling penting adalah yang OTG. Karena mereka yang berpotensi menyebarkan virus tanpa disadari. Kemudian warga di zona merah juga harus berada di lokasi Isoter. Daerah yang zona orange selama sebulan juga mesti kemari untuk isolasi. Dan warga yang melanggar PPKM dibawa kemari, itu tadi kita ingin hukum virusnya bukan orangnya,” pungkas Bobby.

D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB