Sembilan Gajah Liar Terus Luluhlantakkan Tanaman di Leuser

- Penulis

Sabtu, 11 September 2021 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawanan gajah ini belum berhasil diseberangkan dari Sungai Alas. Sehingga meluluhlantakkan tanaman yang merugikan warga di Kecamatan Leuser. Foto: D|Ist

Kawanan gajah ini belum berhasil diseberangkan dari Sungai Alas. Sehingga meluluhlantakkan tanaman yang merugikan warga di Kecamatan Leuser. Foto: D|Ist

Kutacane-Mediadelegasi: Camat Leuser Mustafa Kamal SP, Jumat (10/9), kepada wartawan mengatakan sedikitnya sembilan ekor kawanan gajah liar kerap meluluhlantakkan tanaman warga pada tujuh desa di Kecamatan Leuser Kabupaten Aceh Tenggara.

Menurutnya, sudah cukup lama kawanan gajah itu tak mau pergi dari wilayah perkebunan warga di Desa Tunas Muda, Hakhapan, Urat Peseluk, Sade Ate, Akhih Mejile, Bun Bun Alas dan Desa Bun Bun Indah.

Setiap harinya sembilan gajah liar itu bagai menguasai kawasan perladangan warga yang ditanami jagung, pisang, kelapa dan tanaman lainnya.  

Menurut Camat, warga sangat berharap agar permasalahan tersebut segera bisa teratasi, sehingga kebun warga selamat dan tetap bisa dipanen demi penghidupan warga.

BACA JUGA:  Kondisi Terkini Paus Fransiskus yang Dinyatakan Kritis

Atas keluhan warga, menurut camat, pihaknya telah menyampaikan keberadaan gajah yang sangat mengganggu perladangan warga kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Tenggara.

“Warga berharap segera gajah-gajah itu dipindahkan ke seberang sungai Alas, dikembalikan ke alam dan habitatnya di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL),” kata Camat Mustafa.

Gajah gajah itu akan dipindahkan ke alamnya, lanjut Mustafa. “Tapi harus menunggu waktu yang tepat dulu,” ungkap Camat menirukan penjelasan pihak BKSDA terkait laporan keberadaan kawanan gajah itu.

Dikatakan, beberapa waktu lalu, gajah gajah itu sudah berada di pinggir sungai Alas. “Namun tidak mau menyeberangi sungai agar kembali ke alamnya, jadi harus secepatnya dipindahkan, ini harapan warga dan harapan saya,” kata Camat Leuser.

BACA JUGA:  Divonis 4 Tahun Penjara, Rizieq Shihab Banding

Sepertinya, kata camat, masyarakat setempat pun sudah tidak takut lagi melihat gajah gajah itu, karena sudah terbiasa setiap harinya. “Bagi warga melihat keberadaan gajah itu sudah seperti melihat lembu dan kerbau. Sementara saya sangat takut dan sedih melihat nasib warga,” ujar Mustafa.

Masih menurut Camat Leuser. Dia mengaku telah menganjurkan menanam tanaman yang tidak dimakan gajah, namun  karena warga sudah terbiasa menanam jagung, ladang pun hanya ditanami dengan tumbuhan kesukaan gajah. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Memimpin, Bukan Memanejeri Belajar dari Alex Ferguson dan Michael Moritz untuk Menguatkan Organisasi Kemasyarakatan Berbasis Genealogis di Indonesia
Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan
Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi
Bantuan Bencana Muzani Disalurkan untuk Warga Sumatera Utara
Kabar Beredar: Chandra Dalimunthe Disebut Jadi Plt Kadis PUPR Sumut, Gantikan Hendra Siregar

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:22 WIB

Memimpin, Bukan Memanejeri Belajar dari Alex Ferguson dan Michael Moritz untuk Menguatkan Organisasi Kemasyarakatan Berbasis Genealogis di Indonesia

Kamis, 30 April 2026 - 14:12 WIB

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’

Jumat, 17 April 2026 - 14:17 WIB

Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Senin, 13 April 2026 - 20:10 WIB

PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan

Berita Terbaru