Diduga Mencuri TBS Sawit Naek Efendi Rambe Tewas Tertembak

Kamis, 7 Juli 2022 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah korban tertembak diduga mencuri TBS kelapa sawit, Naek Efendi Rambe saat di RS. Foto: D|Ist

Jenazah korban tertembak diduga mencuri TBS kelapa sawit, Naek Efendi Rambe saat di RS. Foto: D|Ist

Halongonan-Mediadelegasi:  Pascaperistiwa tertembaknya Naek Efendi Rambe, 24 tahun, warga Batanggogar, Tapiandenggan, Sungaikanan, Labusel, Rabu (6/7) petang, menuai amuk massa dan membakar kantor perkebunan kelapa sawit PT Tapian Nadenggan (PTTN) di Halongonan Timur, Padang Lawas Utara (Paluta).

Akibatnya, puluhan sepeda motor juga ikut dilalap api dan tinggal rangka.

Informasi berhasil dihimpun Mediadelegasi, Kamis (7/7), menyebutkan, sesaat korban Naek Efendi Rambe yang dinyatakan meninggal dunia saat di rumah sakit, Rabu (6/7) petang itu warga spontan berkumpul dan membakar kantor perusahaan perkebunan itu.

Kepala Kepolisian Resor Tapanuli Selatan, AKBP Roman Smaradhana Elhaj mengatakan, awalnya seorang polisi yang mendampingi petugas keamanan perusahaan tersebut menangkap satu terduga pencuri kelapa sawit.

Namun, ada tujuh orang yang tidak terima dengan penangkapan itu melakukan perlawanan.

“Mereka sempat mengancam petugas dengan senjata tajam, dan personel kita ikut membantu dengan memberikan tembakan peringatan. Namun pelaku semakin beringas dan menyerang petugas, lalu dilakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku pencurian,” kata Roman.

BACA JUGA:  Paslon Independen Mendaftar ke KPUD Labusel

Menurut Roman, personelnya Aiptu ISH kini dalam pemeriksaan Propam Polres Tapsel untuk mendalami peristiwa tersebut.

Meski telah dinyatakan kondusif oleh pihak kepolisian, sejumlah personel pengamanan, Kamis (7/7), masih disiagakan di kantor PTTN itu.

Tampak Melayat

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK tampak hadir melayat ke rumah korban.

Menjawab pertanyaan wartawan, Anhar Arlia Rangkuti juga menyebutkan pihaknya masih bekerja mengumpulkan saksi-saksi, serta melakukan olah TKP.

“Mohon waktunya karena perusahaan ada wilayah hukum Polres Tapsel. Nanti setelah hasil cek TKP  apakah TKP di wilayah Labusel atau tidak, sementara kita tunggu dulu hasilnya,” sebut Kapolres Labuhanbatu.

Sejumlah wartawan, Kamis (7/7), mengunjungi TKP. Tampak pelepah kelapa sawit bekas dodosan (panen) tak lazim masih tergantung di pohon.

BACA JUGA:  Pria Tanpa Identitas Ditemukan di SPBU Labuhan Kotapinang

Manager PTTN Deni Abesta saat dikonfirmasi juga tidak berhasil.  Menurut Satpam kebun itu Sukirno, manegernya tidak berada di tempat. “Bapak itu sedang ke Padang Halaban,” ujar Sukirno.

Adu mulut antara oknum Satpam kebun itu sempat terjadi, karena melarang wartawan mengambil dokumentasi areak kantor PTTN.

Warga mengungkapkan keprihatinan tindakan yang sampai menelan korban nyawa Naek Efendi Rambe. “Meski pun korban bersalah mencuri buah sawit, kenapa harus ditembak mengenai bawah dadanya,” celetuk warga.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi, Kamis (7/7), membenarkan peristiwa tersebut.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan penembakan terhadap pelaku pencurian buah sawit karena mencoba melakukan perlawanan saat diamankan.

“Saat ini Aipda ISH masih dalam pemeriksaan Propam Polres Labuhanbatu untuk mendalami peristiwanya. Situasi di TKP cukup kondusif,” kata dia pula. D|Red

Satu tanggapan untuk “Diduga Mencuri TBS Sawit Naek Efendi Rambe Tewas Tertembak”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polres Labusel Bripka YML Ditahan Terkait Korupsi Bansos Rugikan Negara Rp1,9 Miliar
Dandim Labuhanbatu Bantah Dugaan Potongan Anggaran Kopdes Merah Putih, Sebut Pelaksanaan Sesuai Juknis
Warga Soroti Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhan Batu, Kejati Sumut Didorong Lakukan Pemeriksaan
Diresmikan Presiden, Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhanbatu Diduga Sarat Permainan. Anggaran 900 Juta di Obral Jadi Sorotan
Wagub Sumut Ajak Wisudawan Univa Labuhanbatu Bersinergi dan Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah
Bobby: Ada OPD Sumut Utamakan Efisiensi Anggaran Obat Dibandingkan Perjalanan Dinas
Pemprov Sumut Gelar Mudik Gratis Nataru 2024/2025,
Bobby dan Kahiyang Hadiri Hari Santri di Labusel
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:18 WIB

Oknum Polres Labusel Bripka YML Ditahan Terkait Korupsi Bansos Rugikan Negara Rp1,9 Miliar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:32 WIB

Dandim Labuhanbatu Bantah Dugaan Potongan Anggaran Kopdes Merah Putih, Sebut Pelaksanaan Sesuai Juknis

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:47 WIB

Warga Soroti Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhan Batu, Kejati Sumut Didorong Lakukan Pemeriksaan

Senin, 18 Mei 2026 - 16:29 WIB

Diresmikan Presiden, Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhanbatu Diduga Sarat Permainan. Anggaran 900 Juta di Obral Jadi Sorotan

Selasa, 5 Agustus 2025 - 10:45 WIB

Wagub Sumut Ajak Wisudawan Univa Labuhanbatu Bersinergi dan Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru