Polisi Kerahkan Ribuan Personel Gabungan untuk Pengamanan Aksi Reuni 411 di Jakarta

Senin, 4 November 2024 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Delegasi – Sebanyak 1.994 personel gabungan dikerahkan oleh kepolisian untuk mengamankan aksi reuni 411 dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, termasuk Front Persaudaraan Islam (FPI), yang berlokasi di Masjid Istiqlal hingga ke depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

“Untuk pengamanan aksi reuni 411 dari ormas Islam dan lainnya yang bergerak dari Masjid Istiqlal ke Istana Negara dan sekitarnya, kami melibatkan 1.994 personel gabungan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Senin (4/11/2024).

 

Personel gabungan tersebut terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait, yang akan ditempatkan di titik-titik strategis seperti bundaran Patung Kuda Monas hingga depan Istana Negara. Pengamanan juga akan difokuskan untuk mencegah massa aksi memasuki kawasan Istana Negara.

BACA JUGA:  Pertama Kalinya, Prabowo Serahkan Daftar Belanja Kementerian-Pemda

Polisi mengalokasikan 450 personel di silang Monas Barat Daya, 342 personel di Jalan Medan Merdeka Barat, 283 personel di area Istana Negara, dan 184 personel di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS).

Penutupan atau pengalihan arus lalu lintas di sekitar bundaran Patung Kuda Monas dan sejumlah lokasi lainnya akan bersifat situasional. Susatyo menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.

 

Kapolres mengingatkan seluruh personel pengamanan untuk tetap bertindak persuasif, menghindari provokasi, mengutamakan negosiasi, melayani dengan pendekatan humanis, serta menjaga keamanan dan keselamatan. Dia juga mengimbau para koordinator lapangan dan orator untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan menghormati pengguna jalan.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis, BGN Minta Maaf Sambil Menangis

Lebih lanjut, Susatyo memastikan bahwa personel pengamanan tidak diperbolehkan membawa senjata tajam dan diinstruksikan untuk tetap menghargai massa aksi yang menyampaikan pendapatnya.

Aksi ini diperkirakan akan melibatkan sejumlah ormas seperti Persada 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Jawara se-Jabodetabek, serta berbagai komunitas, aktivis, pemuda, dan mahasiswa. Tuntutan yang disampaikan termasuk penegakan hukum terhadap Presiden RI Joko Widodo dan penangkapan pemilik akun Fufufafa. Aksi dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di depan Masjid Istiqlal, kemudian bergerak menuju Istana Negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru