Pengurus KMDT Berpeluang Duduki Jabatan Strategis di BP-TCUGGp

Minggu, 22 Desember 2024 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Geopark atau taman bumi Kaldera Toba. Foto:  ist

Geopark atau taman bumi Kaldera Toba. Foto: ist

Medan-Mediadelegasi:  Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba  (KMDT)  Edison Manurung, SH, MM menyatakan optimistis para pengurus KMDT berpeluang menduduki beberapa  jabatan strategis di  Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark  (BP-TCUGGp).

“Banyak  pengurus KMDT  memiliki pengetahuan di bidang tata kelola geopark atau taman bumi Kaldera Toba, sehingga wajar jika nanti mereka dipercaya menduduki jabatan strategis di dalam struktur pimpinan Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark,” katanya kepada Mediadelegasi saat  diwawancarai dari Medan, Sabtu (21/12).

Edison mengemukakan hal itu terkait dengan dibukanya pendaftaran calon peserta seleksi  jabatan General Manager dan lima Manager di BP-TCUGGp oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Sumatera Utara (Sumut) mulai 20 Desember 2024 hingga 28 Desember 2024.

Menurut dia, pihaknya mengapresiasi keputusan Pemprov Sumut mereorganisasi  BP-TCUGGp dengan cara merekrut  enam orang  pejabat baru melalui proses seleksi terbuka.

Sebab, ia menilai  selama hampir tiga tahun terakhir roda  organisasi BP-TCUGGp nyaris tidak berjalan secara optimal sehingga sejumlah target yang diberikan oleh UNESCO  Global Geopark tidak tercapai.

BACA JUGA:  Sekolah di Medan Tunda Belajar dengan Tatap Muka

Hal itu, lanjutnya, membuat status Kaldera Toba dalam keanggotaan UNESCO  Global Geopark yang sudah dua tahun lebih  disandang akhirnya  mendapat kartu kuning dari UNESCO dan terancam didepak dari daftar jika tidak segera berbenah.

Menyikapi peringatan kartu kuning kepada  Kaldera Toba, KMDT sebagai organisasi non pemerintah yang selama ini fokus bergerak di bidang pelestarian lingkungan, pendidikan dan pariwisata Danau Toba  menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah untuk ikut berkontribusi  mempertahankan status Kaldera Toba agar tetap terdaftar dalam UNESCO Global Geopark.

Status Kaldera Toba sebagai salah satu taman bumi, kata mantan Staf Ahli Ketua DPD RI ini,  harus dipertahankan karena sesuai predikatnya Danau Toba mengemban misi penting diantaranya menarik wisatawan mancanegara.

“Perbaikan harus segera dilakukan paling lama agar status Kaldera Toba dalam keanggotaan UNESCO Global Geopark tidak dicabut,” ucap Edison.

Apalagi, kata dia, gubernur Sumut terpilih Bobby Afif Nasution saat berkampanye di kawasan Danau Toba menegaskan komitmennya untuk  mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di destinasi pariwisata super prioritas  tersebut.

BACA JUGA:  Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa

“Upaya ini diharapkan nantinya dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat lokal di kawasan Danau Toba,” kata Edison.

Warisan dunia
Sebagai informasi, Kaldera Toba merupakan salah satu warisan dunia yang sudah diakui oleh The United Nations Educational Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) pada 31 Agustus 2020 lalu.

Secara umum, kaldera diartikan sebagai sebuah cekungan atau lubang besar yang diakibatkan oleh kosongnya ruang magma akibat letusan gunung api.

Di Indonesia sendiri ada beberapa kaldera yang terbentuk akibat letusan gunung api. Kaldera Danau Toba merupakan kaldera yang paling besar di antara kaldera yang ada.

Sejak Kaldera Toba berstatus geopark dunia,  sektor pariwisata di Sumut secara bertahap  kembali bergairah  setelah roboh dihantam pandemi COVID-19.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa predikat UNESCO Global Geopark yang disandang Danau Toba dinilai ampuh untuk memikat lebih banyak wisatawan. D/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan
Maruli Siahaan Ajak Warga Medan Jadikan Nilai HAM sebagai Budaya Sehari-hari
Target Besar, Pengadaan Miliaran: Tata Kelola Parkir Medan Diuji Transparansi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim

Berita Terbaru