Victor Hasugian Raih Penghargaan Desainer Terbaik Batik Sumut

Selasa, 24 Desember 2024 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Victor  SL. Hasugian  (ketiga kiri) dan empat pemenang  sayembara desain batik Sumatera Utara  Tahun 2024  lainya foto bersama  Pj. Sekdaprov  Sumut  Effendy  Pohan. (keempat  kanan). dan Kadis Koperasi dan UKM Sumut Naslindo  Sirait (keempat kiri),  di aula Tengku Rizal Nurdin,  di  Medan ,  Senin  (23/12).  Foto:  ist

Victor SL. Hasugian (ketiga kiri) dan empat pemenang sayembara desain batik Sumatera Utara Tahun 2024 lainya foto bersama Pj. Sekdaprov Sumut Effendy Pohan. (keempat kanan). dan Kadis Koperasi dan UKM Sumut Naslindo Sirait (keempat kiri), di aula Tengku Rizal Nurdin, di Medan , Senin (23/12). Foto: ist

Medan-Mediadelegasi: Desainer Victor SL Hasugian meraih penghargaan  terbaik I dalam sayembara desain batik Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2024 yang digelar pemerintah provinsi (Pemprov) setempat di Medan, Senin (23/12).

 

Dalam sayembara desain Batik Sumut yang diikuti 30 orang itu, Victor Hasugian terpilih sebagai peraih penghargaan terbaik I, disusul peserta terbaik II Novi Wati Munthe, terbaik III Makrifatullah, terbaik IV Gilang Bayu Rizkika dan Khoirunnisa menempati posisi terbaik V.

“Sayembara ini bukan hanya sebuah kompetisi, tapi juga sebuah gerakan bersama dalam melestarikan budaya seni khas Sumut,”. kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Effendy Pohan pada acara Sayembara Desain Batik Sumut 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Sumut.

Ditambahkannya, batik adalah warisan budaya yang merekam identitas, kearifan lokal, dan sejarah panjang bangsa Indonesia.

 

Pada acara itu turut dipamerkan sejumlah karya dari para disainer ternama seperti Yuni Pohan dan Jesica Silitonga.

 

Melalui kegiatan ini, lanjut Effendy Pohan, pihaknya berharap kepada para seluruh peserta agar mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi.

 

Kemudian mendorong tumbuhnya industri UMKM dan industri fashion.

 

Ia mengatakan Sumut dengan potensi pasar yang tinggi harusnya menjadi pusat model untuk mengembangkan pusat fashion.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Kunker Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR

 

“Ada banyak yang terlibat jika industri di sektor ini tumbuh. Ada desainer, tekstil, tukang jahit, dan pelaku pasar. Kita berharap kita bisa membuat sebuah regulasi dengan mewajibkan pejabat daerah memakai batik Sumut,” katanya.

 

Sumut, kata Pj Sekdaprov, memiliki kekayaan motif dan cerita yang berasal dari keanekaragaman suku, adat, dan tradisi yang tersebar di seluruh wilayah provinsi ini.

Terkait hal itu, Pemprov Sumut akan terus mendukung berbagai inisiatif yang memajukan sektor budaya dan ekonomi kreatif, termasuk dengan memberikan ruang promosi yang lebih luas untuk produk-produk lokal seperti batik ini,” katanya.

 

Dia meyakini bahwa hasil dari sayembara ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor ekonomi kreatif, khususnya dalam mendukung para pengrajin batik dan pelaku UMKM untuk bersaing di pasar lokal maupun global.

“Kita juga melihat bagaimana budaya dapat berpadu dengan inovasi. Saya sangat terkesan dengan karya-karya yang tidak hanya mengangkat nilai tradisional, tetapi juga memberikan sentuhan modern yang relevan dengan selera masyarakat saat ini,” ujarnya.

Semangat kolaborasi
Karena itu, ia menekankan bahwa semangat kolaborasi antara seniman, desainer, dan pengrajin seperti ini perlu  didorong agar batik Sumut semakin dikenal luas dan dihargai.

BACA JUGA:  Wali Kota Apresiasi Pemberian Penghargaan Posko PPKM Berbasis Mikro Terbaik

Karya-karya batik hasil sayembara ini, menurut dia, dapat diimplementasikan sehingga menjadi produk nyata yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Sebelumnya, Kepala Dinas UKM Sumut Naslindo Sirait menjelaskan bahwa sayembara batik ini merupakan ide dari Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni dalam rangka mengembangkan warisan nusantara, salah satunya batik yang kini sudah menjadi warisan dunia.

 

“Penjabat Gubernur Sumut, Pak Fatoni meminta bagaimana mengkolaborasikan etnik yang ada di Sumut yang dituangkan ke dalam batik. Ini juga dapat memperkuat identitas Sumut yang mempunyai banyak suku dan budaya. Identitas ini juga dalam rangka membangun ketahanan nasional dan daerah,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap kepada para desainer mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi para desainer.

Kemudian mendorong tumbuhnya industri UMKM dan industri fashion. Ia mengatakan Sumut dengan potensi pasar yang tinggi harusnya menjadi pusat model untuk mengembangkan pusat fashion.

 

“Ada banyak yang terlibat jika industri di sektor ini tumbuh. Ada desainer, tekstil, tukang jahit, dan pelaku pasar. Dengan demikian harapannya kita bisa membuat sebuah regulasi dengan mewajibkan pejabat daerah memakai batik Sumut,” katanya. D/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB