Indonesia Tambah 2 Geopark yang Diakui UNESCO, Total Jadi 12 Destinasi

Sabtu, 19 April 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

Foto: Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Indonesia kembali menambah dua destinasi Geopark yang diakui UNESCO, yaitu Geopark Kebumen di Jawa Tengah dan Geopark Meratus di Kalimantan Selatan. Keduanya telah resmi bergabung dalam jaringan UNESCO Global Geopark, sehingga total jumlah geopark di dunia kini mencapai 229 di 50 negara.(16,/4)

Dengan penambahan ini, Indonesia kini memiliki total 12 destinasi Geopark yang telah diakui secara global. Geopark Kebumen dan Geopark Meratus diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya, serta meningkatkan pariwisata di Indonesia.

Geopark Kebumen di Jawa Tengah menawarkan keindahan alam dan keunikan geologi yang luar biasa. Sementara itu, Geopark Meratus di Kalimantan Selatan memiliki keragaman hayati dan budaya yang kaya. Keduanya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata yang mendunia.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Resmikan Kantor Badan Pengelola Investasi Danantara

Pengakuan UNESCO ini diharapkan dapat meningkatkan perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya. Dengan demikian, Geopark Kebumen dan Geopark Meratus dapat menjadi contoh bagi destinasi lainnya di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pariwisata dan pelestarian lingkungan.

Waketum DPP Komite Masyarakat Kawasan Danau Toba (KMDT), Ir. Mandalasah Turnip, SH, mengapresiasi keputusan UNESCO dan berharap para kepala daerah dapat memberi perhatian dalam mempertahankan dan mengembangkan destinasi Geopark di daerah masing-masing. Diharapkan dengan pengakuan ini, pariwisata di Indonesia dapat semakin berkembang dan menjadi andalan ekonomi negara.

Pengakuan UNESCO terhadap Geopark Kebumen dan Geopark Meratus juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat internasional tentang kekayaan alam dan budaya Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang berkualitas dan memiliki keunikan tersendiri.D|Red

BACA JUGA:  Pemerintah Klarifikasi Isu Pembatasan WhatsApp Call

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:27 WIB

KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Berita Terbaru

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan hari ini

Jakarta

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:13 WIB

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir. (Foto:Ist)

Kabupaten Samosir

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:51 WIB