Empat Direktorat Jenderal Baru Kemenag untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i.

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i.

Jakarta-Mediadelegasi : Kementerian Agama (Kemenag) berencana membentuk empat Direktorat Jenderal (Ditjen) baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan publik. Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memaparkan bahwa empat Ditjen baru ini akan berfokus pada pengembangan pendidikan dan pencegahan radikalisme.

Ditjen Kontra Radikalisme akan berfokus pada pencegahan dan penanggulangan radikalisme di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan damai. Dengan adanya Ditjen ini, diharapkan dapat mengurangi penyebaran ideologi radikal yang dapat mengancam keamanan nasional.

Selain itu, Kemenag juga akan membentuk Ditjen Pendidikan Tinggi Keagamaan, Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan, dan Ditjen PAUD. Ditjen Pendidikan Tinggi Keagamaan akan bertanggung jawab atas pengembangan pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia, sementara Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan akan berfokus pada pengembangan pendidikan dasar dan menengah keagamaan.

BACA JUGA:  Berikut Profil Hendry Lie Tersangka Kasus Timah

Ditjen PAUD akan bertanggung jawab atas pengembangan pendidikan anak usia dini di Indonesia. Dengan adanya Ditjen ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dan membantu mereka dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Kemenag juga berencana melakukan transformasi madrasah menjadi tiga model, yaitu Madrasah PK (Fokus Kitab Kuning), Madrasah IC (Fokus Cendekiawan), dan Madrasah Kejuruan. Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah dan membuatnya lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Selain itu, Kemenag juga berencana menambah satu direktorat khusus bidang vokasi untuk memperkuat aspek kejuruan dan membuka peluang kerja baru. Dengan adanya direktorat ini, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis siswa dan membantu mereka dalam mencari pekerjaan.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Besok Sabtu 4 Oktober 2025 Leo, Virgo, Libra, Scorpio

Kemenag juga mendorong pembukaan program studi baru, seperti Manajemen Pesantren dan Industri Halal. Program studi Industri Halal bertujuan mengembangkan ekosistem halal di Indonesia, meliputi makanan, obat-obatan, kosmetik, gaya hidup, hingga pariwisata halal.

Dengan adanya rencana-rencana ini, diharapkan Kemenag dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan publik di Indonesia. Selain itu, diharapkan juga dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan damai, serta meningkatkan keterampilan praktis siswa dan membantu mereka dalam mencari pekerjaan. D|Red.

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru