Jakarta-Mediadelegasi : Sandy Walsh dipastikan tidak akan bergabung dengan Timnas Indonesia untuk menghadapi China dan Jepang dalam lanjutan Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bek sayap Yokohama Marinos itu masih diganggu cedera yang dialaminya saat timnya melawan Vissel Kobe pada Rabu (21/5) lalu.
Cedera yang dialami Sandy Walsh membuatnya tidak bisa bergabung dengan Timnas Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Bali sejak Senin (26/5) lalu. Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) telah mengonfirmasi kabar absennya Sandy Walsh melalui pernyataan resmi di laman resmi mereka.
“Sandy Walsh harus absen sebab sedang dalam kondisi yang tidak fit pada saat ini. Bek sayap kita dipastikan tidak akan bergabung bersama tim,” tulis pernyataan PSSI.
Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, juga sudah meragukan apakah Sandy Walsh bisa bergabung dengan timnas. Kluivert mengatakan bahwa Sandy sedang cedera dan masih perlu diperiksa oleh dokter tim dan dokter Yokohama Marinos untuk menentukan apakah dia bisa bergabung dengan timnas atau tidak.
Jika Sandy Walsh tidak bisa bergabung, Kluivert tidak terlalu risau karena masih memiliki beberapa pemain yang cukup bagus di posisi bek sayap kanan. “Jika tidak, kami masih memiliki beberapa pemain yang cukup bagus di posisinya,” kata Kluivert.
Sementara itu, kabar baik datang dari Jordi Amat. Setelah absen dalam beberapa sesi latihan karena radang tenggorokan akut yang disertai batuk ringan, Jordi akhirnya kembali bergabung dalam sesi latihan pada Jumat (30/5/2025).
Dengan kembalinya Jordi Amat, Timnas Indonesia kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mengisi posisi bek. Namun, absennya Sandy Walsh tetap menjadi kerugian bagi timnas karena pengalamannya dan kemampuannya dalam menghadapi lawan.
Selain Sandy Walsh, ada satu pemain lain yang dipastikan tidak akan bergabung dengan Timnas Indonesia, yaitu Eliano Reijnders. Eliano harus menemani sang istri yang akan melahirkan buah hati tercintanya.
Timnas Indonesia akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 6 Juni 2025, dan kemudian bertandang ke markas Jepang di Stadion Suita lima hari berselang. Dua laga ini sangat krusial karena akan menentukan perjalanan Skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.
Dalam dua laga ini, Timnas Indonesia harus tampil maksimal untuk bisa meraih hasil yang positif. Dengan absennya Sandy Walsh, timnas harus bisa mengoptimalkan pemain yang ada untuk bisa menghadapi China dan Jepang dengan baik.
Kluivert dan tim pelatih harus bisa membuat strategi yang tepat untuk menghadapi dua laga ini. Mereka harus bisa memanfaatkan kekuatan timnas dan menutupi kelemahan yang ada.
Dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, Timnas Indonesia bisa meraih hasil yang positif dalam dua laga ini. Namun, jika timnas tidak bisa tampil maksimal, maka peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026 akan semakin kecil.
Dalam beberapa hari ke depan, timnas akan terus melakukan persiapan untuk menghadapi China dan Jepang. Mereka akan melakukan latihan dan analisis untuk bisa menghadapi lawan dengan baik. Dengan kerja keras dan strategi yang tepat, Timnas Indonesia bisa meraih hasil yang positif dan meningkatkan peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






