5 Vendor Teridentifikasi dalam Kasus Korupsi Chromebook Rp 9,9 Triliun

- Penulis

Senin, 9 Juni 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

5 Vendor Teridentifikasi dalam Kasus Korupsi Chromebook Rp 9,9 Triliun

5 Vendor Teridentifikasi dalam Kasus Korupsi Chromebook Rp 9,9 Triliun

Jakarta-Mediadelegasi: Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengidentifikasi lima vendor yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) senilai Rp 9,9 triliun. Kasus ini merujuk pada periode pengadaan tahun 2019 hingga 2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, mengungkapkan temuan ini pada Jumat, 6 Juni 2025. Namun, ia belum bersedia menyebutkan identitas kelima vendor tersebut. Proses investigasi masih berlangsung.

Penyidik Kejagung tengah menyelidiki dugaan persekongkolan jahat di balik proses pengadaan Chromebook yang bermasalah. Dugaan kuat mengarah pada upaya memperkaya diri sendiri dan pihak-pihak tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA:  Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp 8,3 Triliun: Kejagung Didesak Usut Tuntas

Selain mengidentifikasi vendor, Kejagung juga akan menyelidiki kemungkinan keterkaitan antara vendor-vendor tersebut dengan oknum penyelenggara negara di Kemendikbudristek maupun kementerian lain yang mungkin terlibat. Hal ini dilakukan untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat.

Pemeriksaan terhadap perwakilan dari kelima vendor yang telah diidentifikasi akan segera dilakukan. Proses pemeriksaan ini bertujuan untuk menggali keterangan dan bukti-bukti yang dapat memperkuat proses penyidikan.

Meskipun identitas vendor masih dirahasiakan, beberapa nama perusahaan teknologi di Indonesia disebut-sebut sebagai pihak yang diduga terlibat. Namun, perlu ditegaskan bahwa hal ini masih sebatas spekulasi sebelum Kejagung mengumumkan secara resmi.

Kejagung berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi ini. Pengungkapan identitas vendor dan oknum yang terlibat serta pengumpulan bukti yang kuat menjadi prioritas utama dalam upaya penegakan hukum.D|Red

BACA JUGA:  Kejagung Usut Dugaan Korupsi Chromebook: Jaksa Di Daerah Turun Tangan

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB